OPM tebar Propaganda, Kemenhan Tegaskan Papua Bagian Sah NKRI

- Redaksi

Minggu, 27 April 2025 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com,JAKARTA-Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) menegaskan bahwa narasi yang dilontarkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengenai keinginan untuk memisahkan Papua dari Indonesia adalah provokatif dan tidak dapat diterima dalam kerangka keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Narasi semacam ini justru berpotensi menimbulkan perpecahan dan memperkeruh situasi di wilayah timur Indonesia tersebut.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Setjen Kemenhan RI, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, Minggu (27/4/2025).

Ia menyampaikan bahwa narasi separatis kerap digunakan sebagai alat propaganda oleh kelompok OPM untuk membentuk opini seolah-olah seluruh masyarakat Papua mendukung kemerdekaan, padahal kenyataannya tidak demikian.

“Isu Papua ini memang terus berulang, dan yang menjadi pemicu sering kali adalah narasi OPM yang ingin memerdekakan diri. Tentunya ini adalah hal yang tidak bisa diterima,” kata Frega.

Ia menegaskan bahwa Papua merupakan bagian sah dari kedaulatan Indonesia yang diakui oleh komunitas internasional.

Baca Juga :  Pemuda Adat Papua imbau Masyarakat Sukseskan Pilkada 2024

Menurut Frega, keinginan memerdekakan diri bukan merupakan representasi dari aspirasi masyarakat Papua secara keseluruhan, melainkan kepentingan segelintir kelompok yang mengatasnamakan perjuangan rakyat Papua.

“Kalau pun ada kelompok-kelompok yang mengatasnamakan OPM, itu hanya mewakili kepentingan kelompok atau bahkan kepentingan individu,” ujarnya.

Sebagai bentuk pengakuan atas eksistensi dan peran strategis masyarakat Papua, pemerintah bahkan telah melibatkan putra-putri terbaik Papua dalam struktur pemerintahan nasional. “Dalam kabinet sekarang pun ada menteri yang berasal dari Papua,” tambah Frega.

Kemenhan juga terus mendorong pembangunan Papua, salah satunya melalui program swasembada pangan yang menggandeng Kementerian Pertanian. Frega menjelaskan bahwa pembukaan lahan pertanian di wilayah Papua merupakan salah satu upaya konkret pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga menegaskan komitmennya dalam melindungi warga dari ancaman kelompok separatis.

Baca Juga :  Perkuat kerukunan,Kakanwil Kemenag Klemens Kunjungi Supiori

Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, membantah tudingan bahwa kehadiran TNI di Kampung Yuguru, Kabupaten Nduga, adalah bentuk intimidasi terhadap masyarakat.

“Kehadiran pos TNI di sana untuk memutus komunikasi dan ruang gerak gerombolan OPM serta melindungi masyarakat wilayah Yuguru dari intimidasi dan kebiadaban OPM,” ujar Kristomei.

Ia menambahkan, tuduhan terhadap TNI yang membangun pos di fasilitas umum merupakan bagian dari strategi propaganda yang selama ini kerap digunakan OPM dan simpatisannya untuk mendiskreditkan aparat negara.

Pemerintah menegaskan komitmen menjaga stabilitas dan pembangunan di Papua. Segala bentuk narasi separatis yang membahayakan persatuan nasional akan dihadapi dengan ketegasan dalam koridor hukum dan konstitusi.

“Papua adalah dan akan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari Indonesia,”pungkasnya**(Rilis)

Berita Terkait

Pos Indonesia Perkuat Distribusi Bantuan Sosial di Wilayah 3T Papua
PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai
Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan
SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar
Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah
Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura
Bulog Papua Pastikan Distribusi Minyakita Lancar, Stok di Pasar Tradisional Tetap Aman
Generasi Muda Papua Diajak Isi Momentum 1 Mei dengan Kegiatan Kreatif

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:34 WIB

Pos Indonesia Perkuat Distribusi Bantuan Sosial di Wilayah 3T Papua

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:04 WIB

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:24 WIB

Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:04 WIB

SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:34 WIB

Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya