Papua Butuh Harmoni, Bukan Kerusuhan: Tokoh Adat dan Agama Bersatu Suarakan Damai

- Redaksi

Senin, 8 September 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manokwari – Sejumlah tokoh Papua dari berbagai kalangan agama, adat, dan pemuda kompak menyerukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan ajakan demonstrasi anarkis yang belakangan marak terjadi di sejumlah kota besar Indonesia. Mereka menegaskan, stabilitas Papua harus dijaga agar tetap menjadi zona damai dan rukun.

Tokoh Pemuda Suku Irarutu Kabupaten Kaimana, Klemens Nimbafu, mengingatkan agar masyarakat bijak menyikapi dinamika politik nasional.

“Papua ini dikenal sebagai zona damai, mari kita jaga bersama dengan hati yang satu. Jangan sampai terpengaruh masalah di parlemen yang imbasnya merugikan rakyat kecil,” tegasnya, dalam siaran pers tertulis,Senin 8 September 2025

Baca Juga :  Sinergi Warga dan TNI, Masjid Nur-Rahman di Keerom Papua Resmi Berdiri

Nada serupa disampaikan Ketua FKUB Fakfak, Ali Hindom, yang menekankan pentingnya menyampaikan aspirasi secara tertib. “Kita punya budaya satu tungku tiga batu. Itu yang membuat kita hidup rukun, jadi tidak perlu dengan anarkis,” ujarnya.

Wakil Kepala Suku Wilayah II Ransiki, Yos Marani, juga menolak keras provokasi politik. “Suara rakyat boleh disampaikan, tapi jangan sampai kita ikut-ikutan bikin kekacauan. Papua harus tetap aman,” katanya.

Baca Juga :  Kemenag Papua Resmi Luncurkan Kampung Zakat di Skouw Sae

Dukungan senada datang dari Kepala Biro Hukum PGPI Papua Barat, Ayub Msiren, yang mengingatkan bahaya isu hoaks, serta Ketua DPD Barisan Merah Putih Papua Barat, Samuel Mandowen, yang menegaskan pentingnya menjaga fasilitas umum dan harmoni sosial.

Seruan bersama ini menegaskan satu pesan: Papua membutuhkan kedamaian, bukan kerusuhan. Dengan menolak provokasi dan aksi anarkis, masyarakat bisa memastikan pembangunan dan kesejahteraan terus berjalan di Tanah Papua.(Rilis)

Berita Terkait

Posnu Papua Ingatkan Warga Tidak Mudah Terprovokasi
PT Air Minum Jayapura Sembelih 7 Sapi Kurban, Perkuat Kebersamaan Pegawai
KRI Vanimo Dorong Pemberdayaan Perempuan PNG Melalui Kuliner
Kejati Papua Tebar Kepedulian Lewat Kurban 11 Hewan pada Idul Adha
Pos Indonesia Perkuat Distribusi Bantuan Sosial di Wilayah 3T Papua
PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai
Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan
SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:49 WIB

Posnu Papua Ingatkan Warga Tidak Mudah Terprovokasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:10 WIB

PT Air Minum Jayapura Sembelih 7 Sapi Kurban, Perkuat Kebersamaan Pegawai

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:29 WIB

KRI Vanimo Dorong Pemberdayaan Perempuan PNG Melalui Kuliner

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:15 WIB

Kejati Papua Tebar Kepedulian Lewat Kurban 11 Hewan pada Idul Adha

Senin, 25 Mei 2026 - 11:34 WIB

Pos Indonesia Perkuat Distribusi Bantuan Sosial di Wilayah 3T Papua

Berita Terbaru

Kriminal

Posnu Papua Ingatkan Warga Tidak Mudah Terprovokasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:49 WIB

Jangan Copy Ya