Kemenag Papua selaraskan program pemberdayaan zakat dan wakaf 2026

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menyelaraskan program penguatan tata kelola serta pemberdayaan zakat dan wakaf tahun 2026 melalui Rapat Koordinasi Pra-Rapat Kerja Nasional (Pra-Rakernas) agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.

Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Papua Rita Wahyuningsih di Jayapura, Selasa (20/1/2026), mengatakan forum Pra-Rakernas yang digelar Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI tersebut sangat strategis untuk menyamakan persepsi antara pusat dan daerah.

“Forum ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi pusat dan daerah, khususnya dalam penguatan tata kelola dan pemberdayaan zakat dan wakaf tahun 2026,” kata Rita usai mengikuti kegiatan tersebut secara daring.

Ia berharap hasil koordinasi dalam Pra-Rakernas dapat mendorong pelaksanaan program dana sosial keagamaan di Tanah Papua agar berjalan lebih efektif, terukur, dan berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan.

Baca Juga :  Jelang Ramadan 1447 H, Kemenag Papua dan BMKG Bersiap Gelar Rukyatul Hilal di Merauke

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Waryono Abdul Ghofur dalam arahannya menegaskan bahwa pengelolaan zakat dan wakaf ke depan tidak boleh lagi hanya bersifat karitatif (amal semata), melainkan harus transformatif dan berkelanjutan.

Waryono menyebutkan ada tiga isu prioritas yang menjadi fokus program ke depan, yakni ekoteologi (kelestarian lingkungan), layanan keagamaan berdampak, serta pemberdayaan ekonomi umat. Hal ini juga selaras dengan penjabaran Asta Cita Presiden dan Asta Protas Menteri Agama.

“Pengelolaan zakat dan wakaf harus memperhatikan kelestarian lingkungan, memberi manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendorong kemandirian ekonomi umat. Pada 2026, kami menargetkan minimal tiga persen penduduk miskin Muslim menerima manfaat dana sosial keagamaan,” ujar Waryono.

Baca Juga :  Pererat Sinergitas dan Jaga Kerukunan, Kepala Kemenag Kota Jayapura Hadiri Halalbihalal Pemkot

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran Kanwil Kemenag di daerah sebagai pembina sekaligus pengawas lembaga zakat dan wakaf, seperti BAZNAS, LAZ, dan Badan Wakaf Indonesia (BWI), guna memastikan tata kelola berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.

Kemenag RI juga tengah menyiapkan sejumlah rencana aksi, mulai dari integrasi data penerima manfaat berbasis Data Terpadu Nasional, pengembangan Kampung Zakat dan Kota Wakaf, inkubasi wakaf produktif, hingga digitalisasi layanan seperti sertifikasi dan ruislag (tukar guling) tanah wakaf berbasis elektronik.(Rilis)

Berita Terkait

Pastikan Akurasi Arah Ibadah, Kemenag Papua Dampingi Pembangunan Musala di SMPN 8 Jayapura
Kemenag Papua Siapkan Penyuluh Lintas Agama untuk Dampingi Klien Pemasyarakatan
Klemens Taran Minta ASN Kemenag Papua Jaga Integritas dan Perkuat Kinerja
Sambut Kemerdekaan, Ondoafi Kayu Batu: Sampaikan Aspirasi dengan Damai, Bukan Gangguan Umum
Kabid Bimas Islam Papua: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Syukur, Persatuan dan Doa
Bagikan Sembako kepada Warga, Dewan Adat Sarmi Perkuat Semangat Kebangsaan
Kemenag Kota Jayapura Ajak Pegawai Jadikan Sedekah Sebagai Budaya Kerja dan Kepedulian Sosial
Tokoh Adat Keerom: Jangan Biarkan Tragedi Yahukimo Memecah Persaudaraan Papua

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Pastikan Akurasi Arah Ibadah, Kemenag Papua Dampingi Pembangunan Musala di SMPN 8 Jayapura

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Kemenag Papua Siapkan Penyuluh Lintas Agama untuk Dampingi Klien Pemasyarakatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Klemens Taran Minta ASN Kemenag Papua Jaga Integritas dan Perkuat Kinerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Sambut Kemerdekaan, Ondoafi Kayu Batu: Sampaikan Aspirasi dengan Damai, Bukan Gangguan Umum

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kabid Bimas Islam Papua: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Syukur, Persatuan dan Doa

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya