Pulihkan Mental Warga Binaan, Kemenag Jayapura Gelar Bimbingan Spiritual di Lapas Abepura

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura melalui Penyuluh Agama Kristen wilayah Distrik Jayapura Selatan, memberikan pelayanan bimbingan mental dan spiritual bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura pada Jumat (27/2/2026).

Berlokasi di Gereja Emaus Lapas Abepura, kehadiran tim penyuluh dari Kemenag Kota Jayapura disambut hangat oleh para warga binaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang dirancang khusus untuk membekali warga binaan dengan nilai-nilai rohani dan firman Tuhan sebagai bekal transformasi diri.

Fokus utama dari pelaksanaan bimbingan ini adalah upaya pemulihan mental. Para penyuluh memberikan ruang yang aman bagi warga binaan untuk merefleksikan diri, sekaligus membantu mereka menemukan kedamaian batin di tengah masa pembinaan.

Baca Juga :  Peringati HAB Ke-80 Kemenag, Gubernur Mathius Fakhiri Tegaskan Komitmen "Papua Tanah Damai"

Jadikan Lapas sebagai “Sekolah Iman”
Melalui pendekatan spiritual yang personal, para penyuluh berupaya menumbuhkan harapan baru dan mempersiapkan iman warga binaan. Hal ini dinilai sebagai bekal berharga yang akan sangat dibutuhkan ketika mereka kembali membaur dengan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antar-instansi. Langkah ini mempertegas komitmen Kemenag Kota Jayapura dalam menghadirkan pelayanan rohani yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali mereka yang sedang menjalani masa tahanan.

Baca Juga :  Kakanwil Papua Ingatkan Guru Agama, Moderasi Beragama Harus Dimulai dari Sekolah

Dalam suasana bimbingan yang khidmat, para penyuluh mengajak warga binaan untuk mengubah cara pandang mereka terhadap masa kurungan. Mereka didorong untuk menjadikan masa di dalam Lapas sebagai momentum “sekolah iman”.

Dengan bekal spiritual tersebut, diharapkan saat bebas nanti, para warga binaan dapat lahir kembali menjadi pribadi yang lebih baik, produktif, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.(Rilis)

Berita Terkait

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa
Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan
BPN Papua dan YAPIS Perkuat Legalitas Aset Pendidikan di Tanah Papua
Keluarga Dinard Kelnea Serukan Pengawalan Sidang Gugatan Wakil Bupati Nduga
Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga Digugat, PTUN Jayapura Jadwalkan Sidang Perdana 5 Agustus
Dewan Adat Desak Bucktar Tabuni Tinggalkan Lahan dan Seret Lot Pepuho ke Meja Adat

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:25 WIB

Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:51 WIB

BPN Papua dan YAPIS Perkuat Legalitas Aset Pendidikan di Tanah Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya