Kemenag Papua Luncurkan “Masjid Ramah Pemudik”, Sediakan Tempat Istirahat Lintas Agama Selama Mudik 2026

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Papua Luncurkan “Masjid Ramah Pemudik”, Sediakan Tempat Istirahat Lintas Agama Selama Mudik 2026
SENTANI, KOMPAS.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua resmi melakukan kick-off program nasional “Masjid Ramah Pemudik”. Peluncuran ini dipusatkan di Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Rabu (11/3/2026), sebagai langkah persiapan menyambut arus mudik Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Program ini merupakan inisiatif serentak dari Kemenag Republik Indonesia yang dieksekusi oleh Kanwil dan Kantor Kemenag Kabupaten/Kota di seluruh penjuru Tanah Air, dengan menetapkan sejumlah masjid strategis sebagai titik layanan terpadu bagi pemudik.

Bukan Sekadar Tempat Ibadah, Terbuka untuk Umum

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran, menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk hadir dan melayani masyarakat secara langsung di lapangan selama musim mudik Lebaran.

“Program ini bertujuan menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Papua,” ungkap Klemens dalam sambutannya.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Papua Minta Pejabat Baru Bangun Pelayanan Inklusif dan Perkuat Kepercayaan Publik

Menyadari kondisi geografis daratan Papua yang cukup menantang, Klemens mendorong masjid-masjid di jalur perlintasan untuk menyediakan fasilitas penunjang seperti area istirahat yang aman, toilet yang bersih, hingga layanan kesehatan darurat.

Menariknya, Klemens menekankan bahwa fasilitas ini menjunjung tinggi nilai toleransi. “Masjid Ramah Pemudik ini tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam saja, tetapi juga terbuka bagi siapa saja yang melintas dan membutuhkan tempat beristirahat,” jelasnya.

Usung Tema Mudik “Menyala”

Tahun ini, program tersebut mengusung tema “Mudik Lebaran 2026 Menyala”, yang merupakan akronim dari: Menyenangkan, Menenangkan, Aman, dan Lancar.

Klemens menambahkan, melalui gerakan ini, Kemenag ingin mendobrak stigma bahwa institusinya hanya sibuk mengurus hal administratif seperti sidang isbat. Kemenag kini berkolaborasi lintas instansi untuk terjun langsung memitigasi risiko perjalanan mudik masyarakat.

Solusi Kelelahan Perjalanan Jauh

Senada dengan Kakanwil, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jayapura, Steven A. Wonmaly, menyoroti realitas tantangan pemudik. Menurutnya, perjalanan mudik kerap kali diwarnai risiko kelelahan ekstrem dan minimnya fasilitas istirahat yang memadai.

Baca Juga :  Pengajian ASN Kemenag Papua Tekankan Pentingnya Membangun Kehidupan yang Bernilai dan Bermakna

“Melalui program Masjid Ramah Pemudik ini, masjid diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik sekaligus memberikan layanan yang dibutuhkan selama perjalanan,” tutur Steven.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya Masjid Agung Al-Aqsha Sentani sebagai salah satu lokasi percontohan program ini di Provinsi Papua. Harapannya, program ini mampu mengembalikan fungsi sosial masjid sebagai pelindung dan pelayan umat di tengah masyarakat.

Daftar Lokasi Masjid Ramah Pemudik di Papua

Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik di wilayah Papua, berikut adalah daftar masjid yang telah ditetapkan sebagai lokasi layanan “Masjid Ramah Pemudik”:

Masjid Jami’ Nurul Huda, Kabupaten Nabire

Masjid Jami’ Babut Taubah, Area Pelabuhan Samabusa, Kabupaten Nabire

Masjid Al-Isro, Kota Jayapura

Masjid Agung Al-Aqsha, Sentani, Kabupaten Jayapura

Berita Terkait

Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop
Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas
BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon
Yonif TP 810/BEM Latih Kedisiplinan Pelajar Melalui Program Army Go To School

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya