Jayapura, Papuaterdepan.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura menghadiri pembukaan Festival Imlek 2577 yang digelar di kawasan Papua Trade Center (PTC), Kota Jayapura, Papua.
Kehadiran Kemenag dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap upaya memperkuat kerukunan antarumat beragama sekaligus pelestarian budaya di tengah masyarakat yang majemuk.
Festival yang diselenggarakan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Jayapura itu mengusung tema “Harmoni Imlek Nusantara”.
Mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura, Penyelenggara Hindu Ni Made Duwi Gamayanti hadir bersama Staf Penyelenggara Buddha Fiktor dalam kegiatan tersebut.
Prosesi pembukaan festival ditandai dengan penabuhan gong secara bersama oleh Ketua PSMTI, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jayapura, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua, Kemenag Kota Jayapura, serta para tokoh agama.
Festival Imlek 2577 tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 24 Februari hingga 3 Maret 2026.
Kemenag Kota Jayapura berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan dan bazar bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan lintas etnis dan agama untuk memperkuat persaudaraan di tanah Papua.
Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai moderasi beragama diharapkan semakin tumbuh dan memperkuat semangat kebersamaan di Kota Jayapura sebagai daerah yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang budaya dan agama.
JAYAPURA, KOMPAS.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura menghadiri pembukaan Festival Imlek 2577 yang digelar di kawasan Papua Trade Center (PTC), Kota Jayapura, Papua.
Kehadiran Kemenag dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap upaya memperkuat kerukunan antarumat beragama sekaligus pelestarian budaya di tengah masyarakat yang majemuk.
Festival yang diselenggarakan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Jayapura itu mengusung tema “Harmoni Imlek Nusantara”.
Mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura, Penyelenggara Hindu Ni Made Duwi Gamayanti hadir bersama Staf Penyelenggara Buddha Fiktor dalam kegiatan tersebut.
Prosesi pembukaan festival ditandai dengan penabuhan gong secara bersama oleh Ketua PSMTI, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jayapura, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua, Kemenag Kota Jayapura, serta para tokoh agama.
Festival Imlek 2577 tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 24 Februari hingga 3 Maret 2026.
Kemenag Kota Jayapura berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan dan bazar bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan lintas etnis dan agama untuk memperkuat persaudaraan di tanah Papua.
Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai moderasi beragama diharapkan semakin tumbuh dan memperkuat semangat kebersamaan di Kota Jayapura sebagai daerah yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang budaya dan agama.(Rilis)









