Jayapura, Papuaterdepan.com – Ribuan umat Muslim di Kota Jayapura melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Gubernur Papua, Sabtu pagi (21/3), dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Sejak pagi hari, jamaah telah memadati lokasi pelaksanaan shalat untuk menunaikan ibadah hari raya yang menjadi momentum kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh. Shalat Id dipimpin oleh Ustaz Muhammad Rum Rumadan dan berlangsung dengan tertib serta penuh kekhusyukan.
Dalam khotbah Idul Fitri, disampaikan pesan tentang pentingnya kembali ke fitrah dengan mempererat silaturahmi serta meraih keberkahan demi terciptanya kedamaian di Tanah Papua.
Usai pelaksanaan shalat, Gubernur Papua Matius Fakhiri mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Muslim, untuk terus menjaga toleransi, kedamaian, serta mempererat persaudaraan antarumat beragama di Bumi Cenderawasih.
Menurut Fakhiri, keberagaman yang ada di Papua merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama agar tercipta kehidupan yang harmonis dan damai di tengah masyarakat.
“Kita jaga kedamaian ini, kita boleh berpesta tetapi jangan berlebihan. Kita di rumah mensyukuri apa yang Allah kasih. Sebulan kita telah lulus ujian. Kepada masyarakat Papua, saya selaku gubernur dan juga sebagai umat Muslim mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dalam menjaga toleransi selama bulan puasa,” ujar Fakhiri.
Sementara itu, Ketua Harian Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Papua Alwi Tian Lean menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun ini yang berlangsung aman dan kondusif.
Ia menegaskan bahwa tradisi saling menghormati dan saling mengunjungi antarumat beragama di Papua telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
“Ini sudah menjadi tradisi di Tanah Papua. Saya secara pribadi bersyukur karena tradisi saling mengunjungi antarumat berbeda iman ini tetap terjaga. Tradisi ini kita bangun sejak nenek moyang, walaupun berbeda iman,” katanya.
Pemerintah Provinsi Papua berharap momentum Idul Fitri ini dapat semakin memperkuat persatuan dan kesatuan antarumat beragama, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif di seluruh wilayah Papua.
Usai pelaksanaan shalat, para jamaah tampak saling bersalaman dan bermaaf-maafan sebagai simbol kebersamaan dan kemenangan di hari yang fitri.









