Ketua MUI Papua: Halalbihalal Itu Bungkusnya, Isinya adalah Silaturahmi

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua, KH Saiful Islam Al-Payage, mengingatkan bahwa tradisi halalbihalal tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan. Ia menekankan bahwa esensi terdalam dari kegiatan tersebut adalah memperkuat rajut silaturahmi antarumat.

Hal itu disampaikan Al-Payage saat memberikan hikmah halalbihalal dalam acara yang digelar Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua di Ballroom Hotel Horison Kotaraja, Jayapura, Rabu (15/4/2026).

Tiga Pilar Harmoni di Tanah Papua
Dalam ceramahnya, Al-Payage menguraikan tiga pilar utama yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat di Bumi Cenderawasih agar tetap kokoh dan harmonis:

Ukhuwah Islamiyah & Antarumat Beragama: Menjaga persaudaraan yang menjadi tugas kolektif, di mana Kemenag menjadi garda terdepannya.

Baca Juga :  Yorison: Pemilu Sukses Tergantung dari Peran Serta Masyarakat

Ukhuwah Basyariyah: Persaudaraan sesama manusia. Ia menegaskan bahwa perbedaan adalah keniscayaan yang harus dikelola menjadi kekuatan pembangunan.

Ukhuwah Wathaniyah: Persaudaraan kebangsaan yang berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Perbedaan jangan dijadikan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun Papua ke depan,” tegas Al-Payage di hadapan para tokoh agama dan pejabat daerah.

Indikator Masyarakat Sejahtera
Lebih lanjut, Ketua MUI Papua ini menjelaskan bahwa kerukunan yang terjaga merupakan sarana untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kesejahteraan tidak hanya soal materi, tetapi mencakup tiga indikator utama: kesehatan lahir batin, keamanan, serta kecukupan kebutuhan hidup.

Baca Juga :  Kemenag Kota Jayapura Hadiri Pembukaan Festival Imlek 2577, Dorong Moderasi Beragama

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada aparat keamanan yang menjaga stabilitas daerah, sehingga aktivitas ibadah dan sosial masyarakat dapat berjalan tenang.

“Yang paling utama adalah membangun manusia Papua agar mampu hidup sejahtera, damai, dan bermartabat. Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tapi kualitas manusianya,” tuturnya.

Apresiasi untuk Pemerintah dan Kemenag
Al-Payage menutup tausiyahnya dengan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua dan jajaran Kanwil Kemenag Papua yang telah memfasilitasi ruang pertemuan bagi berbagai elemen bangsa.

Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua, M.B. Setiyo Wahyudi, pimpinan organisasi lintas agama, serta mitra strategis Kemenag lainnya.(Rilis)

Berita Terkait

Daya Tampung 320 Siswa, SMP Negeri 9 Jayapura Pastikan Pendaftaran Gratis
Profesi Humas Kian Menjanjikan, UM Papua Hadirkan Seminar Karier bagi Generasi Muda
Baznas Kota Jayapura Salurkan Beasiswa, Cegah Anak Putus Sekolah
Ondofolo Waena Ajak Masyarakat Serahkan Persoalan Mama Yasinta kepada Proses Hukum
Papua Satukan Komitmen Ciptakan Penerimaan Murid Baru yang Adil dan Berintegritas
Malaikat Tabuni: Jangan Ulangi Kerusuhan 2019, Sampaikan Aspirasi Secara Damai
Kemdikdasmen Gandeng LKP Cia Cetak Tenaga Kecantikan Profesional untuk Kurangi Pengangguran di Papua
Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27 WIB

Daya Tampung 320 Siswa, SMP Negeri 9 Jayapura Pastikan Pendaftaran Gratis

Senin, 15 Juni 2026 - 06:26 WIB

Profesi Humas Kian Menjanjikan, UM Papua Hadirkan Seminar Karier bagi Generasi Muda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:15 WIB

Baznas Kota Jayapura Salurkan Beasiswa, Cegah Anak Putus Sekolah

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:57 WIB

Ondofolo Waena Ajak Masyarakat Serahkan Persoalan Mama Yasinta kepada Proses Hukum

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:47 WIB

Papua Satukan Komitmen Ciptakan Penerimaan Murid Baru yang Adil dan Berintegritas

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya