Jayapura, Papuaterdepan.com- Ondofolo Kampung Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Richard Ohee, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta mendukung pembangunan di Tanah Papua.
Ajakan tersebut disampaikan Richard Ohee dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. Menurutnya, Pancasila merupakan dasar negara yang telah terbukti menjadi perekat keberagaman bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, agama, ras, dan golongan.
“Sebagai tokoh adat, saya mengucapkan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni. Pancasila merupakan dasar negara yang menjadi pemersatu seluruh suku, agama dan ras di Indonesia, termasuk masyarakat adat di Tanah Papua,” kata Richard Ohee di Jayapura, Senin (1/6/2026).
Ia mengatakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila memiliki kesamaan dengan nilai-nilai budaya masyarakat adat Papua yang menjunjung tinggi persaudaraan, kebersamaan, musyawarah, serta gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Richard, semangat hidup berdampingan dalam keberagaman yang telah diwariskan oleh para leluhur masyarakat adat Papua sejalan dengan nilai-nilai Pancasila yang mengutamakan persatuan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Karena itu, momentum Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta menghormati perbedaan yang ada sebagai kekayaan bangsa.
“Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari agar persatuan dan kerukunan tetap terjaga,” ujarnya.
Richard juga menegaskan komitmen masyarakat adat Papua untuk terus menjaga kedamaian dan mendukung penyelesaian berbagai persoalan melalui dialog serta musyawarah sebagai bagian dari budaya yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
Menurutnya, pembangunan Papua hanya dapat berjalan dengan baik apabila seluruh elemen masyarakat bersatu, menjaga keamanan, dan mengedepankan semangat kebersamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Masyarakat adat Papua berkomitmen untuk menjaga kedamaian, mendukung penyelesaian berbagai persoalan melalui dialog dan musyawarah, serta bersama-sama membangun Papua yang aman, maju, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 dapat semakin memperkuat semangat nasionalisme dan kebangsaan masyarakat, khususnya generasi muda, agar terus menjaga keutuhan NKRI serta berperan aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjaga persatuan dan menciptakan kehidupan yang damai di tengah keberagaman bangsa Indonesia.(Naldo)









