BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas

- Redaksi

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) meminta aparat penegak hukum menuntaskan penyelidikan dan proses hukum terkait insiden pembakaran Pesawat Pilatus PC-6 Porter PK-RCY di Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang menyebabkan pilot berkewarganegaraan asing Nicholas F. Goselin meninggal dunia.

Sekretaris Jenderal BMP RI Ali Kabiay di Jayapura, Kamis, mengatakan peristiwa tersebut merupakan kejahatan yang tidak hanya merenggut nyawa seseorang, tetapi juga berdampak terhadap rasa aman masyarakat dan aktivitas pelayanan di wilayah pedalaman Papua.

Menurut dia, tindakan kekerasan yang berujung pada korban jiwa harus menjadi perhatian serius semua pihak karena dapat menghambat upaya pembangunan dan pelayanan yang selama ini dijalankan di daerah-daerah terpencil.

“Kami berharap proses penanganan kasus ini dilakukan secara menyeluruh sehingga semua pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” katanya, di Jayapura,Jumat(17/7).

Baca Juga :  Tokoh Agama Papua Dukung Penindakan Tegas KKB: Kekerasan di Yahukimo Lukai Rakyat Sendiri

Ali menegaskan BMP RI memberikan dukungan kepada aparat keamanan dan penegak hukum untuk bekerja secara profesional dalam mengungkap fakta-fakta di balik insiden tersebut.

Ia menilai penegakan hukum yang berjalan secara transparan dan akuntabel penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Selain itu, BMP RI juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi dan berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang di Papua.

Menurut Ali, keamanan merupakan salah satu faktor utama yang mendukung kelancaran pelayanan masyarakat, termasuk transportasi udara yang selama ini menjadi sarana vital penghubung berbagai wilayah pegunungan di Papua.

Baca Juga :  Warga Selayar Kembali Dukung Mari-Yo pada PSU Pilgub Papua

Karena itu, pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mendukung langkah aparat dalam menjaga keamanan daerah.

“Masyarakat perlu menahan diri dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Mari kita percayakan proses penanganan kasus ini kepada aparat yang berwenang,” ujarnya.

BMP RI juga menekankan pentingnya mengedepankan hukum sebagai sarana penyelesaian setiap persoalan serta menolak segala bentuk tindakan kekerasan yang dapat menimbulkan korban dan keresahan di tengah masyarakat.

“Papua membutuhkan suasana yang aman dan damai agar pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan. Karena itu, semua pihak harus bersama-sama menjaga persatuan dan mendukung proses hukum yang sedang berlangsung,” kata Ali.(Redaksi)

Berita Terkait

Kemenag Papua Perkuat Deteksi Dini, Kerukunan Umat Beragama Jadi Modal Jaga Kedamaian
Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua
Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
126 PPPK Paruh Waktu Kemenag Papua Masuk Tahap Pengalihan ke Penuh Waktu
Jelang Maulid Nabi, Pegawai Kemenag Papua Diajak Hidupkan Akhlak Rasulullah
Maulid Nabi 1448 H, Menag Nasaruddin Umar Dorong Akhlak Jadi Kekuatan Bangun Peradaban
Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Kemenag Papua Perkuat Deteksi Dini, Kerukunan Umat Beragama Jadi Modal Jaga Kedamaian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Jelang Maulid Nabi, Pegawai Kemenag Papua Diajak Hidupkan Akhlak Rasulullah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Maulid Nabi 1448 H, Menag Nasaruddin Umar Dorong Akhlak Jadi Kekuatan Bangun Peradaban

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya