LKP Cia dan Kemdikdasmen Cetak SDM Papua Terampil di Bidang Kecantikan

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com – Sebanyak 20 Orang Asli Papua (OAP) mengikuti uji kompetensi bidang Tata Kecantikan Rambut yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui program pendidikan vokasi, pendidikan khusus dan layanan khusus di Kota Jayapura, Senin (13/7/2026).

Kegiatan yang difasilitasi Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Cia Jayapura itu berlangsung di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Pariwisata Papua. Uji kompetensi menjadi tahap akhir bagi peserta setelah menyelesaikan pelatihan intensif selama 28 hari atau setara 200 jam pembelajaran.

Para peserta diuji oleh asesor kompetensi untuk menunjukkan kemampuan teknis yang telah diperoleh selama pelatihan, mulai dari perawatan rambut, teknik pencucian, creambath, masker rambut, pengeringan hingga penataan rambut sesuai standar industri kecantikan.

Ketua LKP Cia Jayapura, Samsiah, mengatakan program tersebut dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung dimanfaatkan peserta dalam dunia kerja maupun usaha mandiri.

Baca Juga :  Rukun Keluarga Anpropakos Gelar Mubes ke-X, Fokus Siapkan Generasi Berintegritas dan Bertanggung Jawab

Menurutnya, sertifikasi kompetensi menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan kepercayaan diri lulusan sekaligus memberikan pengakuan resmi atas kemampuan yang dimiliki.

“Tujuan utama program ini bukan hanya memberikan pelatihan, tetapi memastikan peserta memiliki kompetensi yang diakui. Dengan sertifikat yang diperoleh, mereka memiliki peluang lebih besar untuk bekerja maupun membangun usaha sendiri di bidang kecantikan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tempat Uji Kompetensi Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Pariwisata Papua, Lea Martha Greapon, menjelaskan sekolah tersebut kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan sertifikasi karena memiliki fasilitas praktik yang memenuhi standar nasional.

Ia mengatakan SMK Negeri 1 Pariwisata Papua selama beberapa tahun terakhir telah menjadi salah satu pusat pengujian kompetensi tata kecantikan di Papua dan rutin mendukung pelaksanaan sertifikasi bagi peserta kursus maupun siswa kejuruan.

Baca Juga :  TNI di Biak Gelar Upacara HUT ke-80, Tegaskan Komitmen Profesional dan Dicintai Rakyat

“Harapan kami, ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah menerima sertifikat. Mereka harus terus mengembangkan kemampuan, membuka lapangan kerja baru, dan menjadi contoh bagi generasi muda Papua lainnya,” ujarnya.

Program pelatihan dan sertifikasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua melalui pendidikan berbasis keterampilan. Selain memperluas akses terhadap pelatihan kerja, program ini juga diarahkan untuk mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru di sektor ekonomi kreatif dan jasa kecantikan.

Dengan bekal keterampilan dan sertifikasi kompetensi, para peserta diharapkan mampu bersaing di dunia kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, serta berkontribusi dalam pembangunan ekonomi masyarakat di Tanah Papua.(Gita)

Berita Terkait

Sambut Kemerdekaan, Ondoafi Kayu Batu: Sampaikan Aspirasi dengan Damai, Bukan Gangguan Umum
Kabid Bimas Islam Papua: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Syukur, Persatuan dan Doa
Bagikan Sembako kepada Warga, Dewan Adat Sarmi Perkuat Semangat Kebangsaan
Tokoh Adat Keerom: Jangan Biarkan Tragedi Yahukimo Memecah Persaudaraan Papua
Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Massa Papua Desak Kemendagri Turun Tangan
Kanwil Kemenag Papua Gandeng Perguruan Tinggi, Buka Peluang ASN Lanjutkan Pendidikan
Kemenag Perkuat Perlindungan Anak Lewat Aplikasi AMAN untuk Laporan Kekerasan
Kemenag Papua Percepat Penguatan SDM, ASN Didorong Bangun Rekam Jejak Kompetensi*

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Sambut Kemerdekaan, Ondoafi Kayu Batu: Sampaikan Aspirasi dengan Damai, Bukan Gangguan Umum

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kabid Bimas Islam Papua: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Syukur, Persatuan dan Doa

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

Bagikan Sembako kepada Warga, Dewan Adat Sarmi Perkuat Semangat Kebangsaan

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:53 WIB

Tokoh Adat Keerom: Jangan Biarkan Tragedi Yahukimo Memecah Persaudaraan Papua

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23 WIB

Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Massa Papua Desak Kemendagri Turun Tangan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya