JAYAPURA,Papuaterdepan.com – Upaya menghadirkan fasilitas ibadah yang layak dan sesuai kaidah syariat terus dilakukan di lingkungan pendidikan. Tim Falakiyah Provinsi Papua turun langsung ke SMP Negeri 8 Kota Jayapura untuk melakukan pengukuran arah kiblat musala yang sedang dibangun di sekolah tersebut, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini melibatkan unsur Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua, serta Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Papua.
Pengukuran dilakukan guna memastikan orientasi bangunan musala mengarah tepat ke Ka’bah sehingga dapat digunakan secara optimal oleh siswa, guru, maupun masyarakat sekitar yang nantinya memanfaatkan fasilitas tersebut.
Ketua Tim Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kanwil Kemenag Papua, Aminah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan keagamaan yang diberikan Kementerian Agama kepada masyarakat sekaligus sarana pembelajaran bagi generasi muda.
Menurutnya, keberadaan musala dengan arah kiblat yang terverifikasi akan menumbuhkan pemahaman siswa tentang pentingnya ketelitian dan kesungguhan dalam menjalankan ibadah.
Selain mendukung aktivitas keagamaan di sekolah, hasil pengukuran juga memberikan kepastian bagi jamaah yang akan menggunakan musala tersebut di masa mendatang.
Perwakilan BBMKG Wilayah V Papua, Ahmad Abd. Badi Alhakim, menjelaskan bahwa penentuan arah kiblat dilakukan menggunakan metode perhitungan berdasarkan koordinat geografis Kota Jayapura yang kemudian disesuaikan dengan kondisi bangunan di lapangan.
“Hasil pengukuran akan menjadi dasar penentuan posisi saf dan penanda arah kiblat di dalam musala agar pelaksanaan ibadah dapat berlangsung lebih tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan arah kiblat tetap diperlukan meskipun bangunan telah memiliki orientasi tertentu, karena perbedaan beberapa derajat saja dapat memengaruhi ketepatan arah ibadah.
Sementara itu, Guru Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 8 Kota Jayapura, Syamsu Alam, menilai pembangunan musala yang didukung pengukuran arah kiblat secara profesional menjadi langkah penting dalam membangun budaya religius di sekolah.
Menurutnya, fasilitas ibadah yang memadai akan mendorong siswa lebih aktif dalam kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat pembentukan karakter dan nilai-nilai spiritual sejak dini.
Kanwil Kemenag Papua juga membuka layanan pengukuran arah kiblat bagi masjid maupun musala di seluruh wilayah Papua. Pengurus rumah ibadah yang membutuhkan layanan tersebut dapat mengajukan permohonan resmi melalui Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Papua.
Dengan kolaborasi berbagai pihak, pengukuran arah kiblat di SMPN 8 Jayapura diharapkan menjadi contoh bagaimana fasilitas pendidikan dan layanan keagamaan dapat berjalan beriringan dalam mendukung pembentukan generasi yang berkarakter dan religius.(Rilis)









