Lulusan IAIN Fattahul Muluk Papua Diminta Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Perubahan

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com — Para lulusan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua didorong tidak sekadar mengejar pekerjaan setelah menyandang gelar akademik. Mereka diharapkan mampu menciptakan gagasan, membuka peluang, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Pesan itu mengemuka dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Angkatan VIII IAIN Fattahul Muluk Papua Tahun 2026 yang digelar di Aula Kampus IAIN Fattahul Muluk Papua, Kamis (27/8/2026).

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Gatut Aryoko, yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Papua, mengatakan dunia setelah kampus membutuhkan lulusan yang mampu menggabungkan pengetahuan, karakter, integritas dan kemampuan beradaptasi.

“Jangan berhenti belajar setelah wisuda. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Gatut.

Menurut Gatut, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang berhasil meraih gelar. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana para alumninya mampu membawa perubahan setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

Karena itu, ia meminta lulusan IAIN Fattahul Muluk Papua berani mengambil peran di berbagai bidang, baik pendidikan, pemerintahan, sosial, pemberdayaan masyarakat maupun sektor lainnya.

Tantangan Lulusan di Tengah Perubahan Zaman

Gatut mengatakan perubahan teknologi dan dinamika dunia kerja membuat lulusan perguruan tinggi harus memiliki kemampuan yang lebih luas.

Ijazah dan kemampuan akademik, kata dia, perlu disertai kreativitas, kemampuan berkomunikasi, penguasaan teknologi, daya adaptasi serta integritas.

“Kita membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kreatif, adaptif terhadap perubahan, melek teknologi, dan memiliki integritas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan lulusan IAIN Fattahul Muluk Papua agar mampu menjaga peran sebagai generasi yang ikut merawat kerukunan di Papua.

Menurutnya, keberagaman masyarakat Papua membutuhkan generasi terdidik yang mampu menjadi jembatan di tengah perbedaan.

“Moderasi beragama sangat penting. Di tengah keberagaman masyarakat, para lulusan diharapkan dapat menjadi teladan dalam membangun toleransi, kerukunan, dan keharmonisan,” katanya.

Baca Juga :  Ustaz Suratno: ASN Kemenag Harus Jadikan Setiap Pekerjaan Bernilai Amal Saleh

Kemenag Papua, lanjut Gatut, akan terus mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan agar lulusan memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan kompetensi sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Rektor: Jangan Tukar Kejujuran dengan Jabatan

Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua, Dr. H. Marwan Sileuw, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan para mahasiswa.

Menurutnya, gelar akademik harus dibuktikan melalui karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Wisuda bukan akhir dari perjalanan. Masyarakat membutuhkan orang yang berilmu dan mampu memberikan solusi,” ujarnya.

Marwan meminta para lulusan mempertahankan integritas ketika memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Ia mengingatkan agar lulusan tidak mudah mengorbankan prinsip hanya demi mengejar posisi, keuntungan atau pengakuan.

“Jangan menjual prinsip hanya demi jabatan. Jangan menukar kejujuran dengan keuntungan dan jangan mengorbankan kebenaran hanya karena ingin mendapatkan pengakuan,” tegas Marwan.

Ia juga mengajak lulusan menjadikan pengalaman setelah kampus sebagai bagian dari proses belajar yang tidak pernah berhenti.

Bagi Marwan, keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan yang dimiliki, tetapi oleh seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada orang lain.

“Jika menjadi pengusaha, ciptakan lapangan kerja. Jika menjadi pemimpin, jadilah pemimpin yang menghadirkan keadilan. Di manapun saudara berada, jadilah pribadi yang membawa manfaat,” pesannya.

Gubernur: Papua Butuh SDM yang Mampu Menjawab Persoalan

Sementara itu, Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri menilai perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam menyiapkan manusia Papua yang mampu menghadapi tantangan pembangunan.

Pandangan tersebut disampaikan melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Papua, Origenes Kambuaya, S.H., M.M., dalam sambutan gubernur pada acara wisuda.

Fakhiri mengatakan gelar akademik tidak boleh berhenti sebagai simbol keberhasilan pribadi.

“Gelar akademik yang saudara peroleh hari ini hendaknya tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi bekal untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara,” ujarnya.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag tegaskan Jangan pernah percaya pihak menjanjikan kelulusan PPPK

Menurut Fakhiri, pembangunan Papua membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kompetensi, integritas dan kepedulian terhadap daerah.

Ia menegaskan pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan pembangunan jalan, gedung maupun infrastruktur lainnya.

“Transformasi Papua tidak mungkin hanya dibangun melalui infrastruktur,” katanya.

Transformasi tersebut, lanjut dia, harus dibangun melalui manusia Papua yang memiliki kapasitas untuk mengelola potensi daerah dan menghadirkan perubahan.

“Transformasi yang sesungguhnya harus dimulai dari manusia-manusia Papua yang cerdas, memiliki kompetensi, berintegritas, mampu beradaptasi dengan perubahan zaman serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerahnya,” jelasnya.

Bukan Sekadar Pencari Kerja

Fakhiri juga menantang para lulusan untuk mengubah cara pandang terhadap dunia kerja.

Lulusan perguruan tinggi, kata dia, jangan hanya memosisikan diri sebagai pencari pekerjaan. Mereka harus mampu menciptakan kesempatan baru dan melahirkan inovasi.

“Jadilah pribadi yang mampu menghadirkan solusi, bukan menambah persoalan. Gunakan ilmu yang saudara miliki sesuai bidang dan kompetensi masing-masing. Berkarya, ciptakan inovasi dan jangan takut untuk memulai sesuatu yang baru,” pesannya.

Ia berharap ilmu yang diperoleh para lulusan dapat digunakan untuk memperkuat persatuan, menjaga kedamaian, menggerakkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan.

Pada kesempatan itu, Fakhiri juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan civitas akademika IAIN Fattahul Muluk Papua yang dinilai telah mengambil bagian dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua.

Ia berharap hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah dan berbagai pihak terus diperkuat sehingga semakin banyak lulusan yang memiliki ruang untuk berkontribusi.

Wisuda Angkatan VIII IAIN Fattahul Muluk Papua akhirnya bukan hanya menjadi perayaan keberhasilan akademik. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa setelah gelar diraih, tanggung jawab baru justru dimulai: membawa ilmu keluar dari ruang kelas dan mengubahnya menjadi karya yang dirasakan masyarakat.(Rilis)

Berita Terkait

Kemenag Papua Perkuat Deteksi Dini, Kerukunan Umat Beragama Jadi Modal Jaga Kedamaian
Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua
126 PPPK Paruh Waktu Kemenag Papua Masuk Tahap Pengalihan ke Penuh Waktu
Jelang Maulid Nabi, Pegawai Kemenag Papua Diajak Hidupkan Akhlak Rasulullah
Maulid Nabi 1448 H, Menag Nasaruddin Umar Dorong Akhlak Jadi Kekuatan Bangun Peradaban
Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Kemenag Papua Perkuat Deteksi Dini, Kerukunan Umat Beragama Jadi Modal Jaga Kedamaian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Lulusan IAIN Fattahul Muluk Papua Diminta Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Perubahan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Jelang Maulid Nabi, Pegawai Kemenag Papua Diajak Hidupkan Akhlak Rasulullah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Maulid Nabi 1448 H, Menag Nasaruddin Umar Dorong Akhlak Jadi Kekuatan Bangun Peradaban

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya