BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua mendorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di seluruh satuan pendidikan di Papua sebagai upaya membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan sejak dini.

Kepala BPMP Papua Junus Simangunsong mengatakan program tersebut diharapkan mampu mendorong siswa untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

“Gerakan ini tidak hanya menekankan kebersihan, tetapi juga membangun kesadaran dan tanggung jawab siswa terhadap lingkungan sekitar sebagai bagian dari pendidikan karakter,” ujarnya.

Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin upacara bendera di SD Inpres BTN Kotaraja, Senin (30/3), yang diikuti oleh siswa, guru, serta jajaran pendidikan setempat.

Menurut Junus, dukungan terhadap program Indonesia ASRI yang telah diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana di lingkungan sekolah, seperti menjaga kebersihan kelas, membuang sampah pada tempatnya, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Baca Juga :  Perkuat silahturami Kemenag Papua gelar Halal Bihalal memperkuat rasa persaudaraan

Ia menegaskan bahwa langkah awal yang perlu dibangun adalah budaya sekolah yang aman dan rukun dengan menjunjung tinggi nilai toleransi, saling menghormati, dan saling melindungi antarwarga sekolah.

Selain itu, penerapan Gerakan Indonesia ASRI juga dapat diwujudkan melalui kegiatan rutin seperti kerja bakti, pemilahan sampah organik dan anorganik, penghijauan lingkungan sekolah, hingga penyediaan fasilitas pendukung kebersihan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Jayapura Ellen Montolalu mengapresiasi langkah BPMP Papua yang aktif turun langsung ke sekolah-sekolah dalam memberikan edukasi dan penguatan karakter kepada siswa.

Menurutnya, pelaksanaan upacara rutin setiap Senin yang diinisiasi BPMP Papua tidak hanya menjadi sarana pembinaan kedisiplinan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait kesehatan, kebersihan, dan pembentukan karakter siswa.

“Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter, serta memiliki semangat patriotisme yang kuat sejak dini,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala SD Inpres BTN Kotaraja Siti Fatimah menyampaikan rasa bangganya karena sekolah yang dipimpinnya terpilih menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag tegaskan Jangan pernah percaya pihak menjanjikan kelulusan PPPK

Ia menilai program Gerakan Indonesia ASRI memberikan dampak nyata dalam menumbuhkan karakter siswa, khususnya dalam membiasakan perilaku hidup bersih, disiplin, dan bertanggung jawab.

“Program ini sangat membantu dalam membentuk kebiasaan baik siswa, terutama melalui penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia yang mendorong mereka menjadi lebih mandiri, sehat, dan peduli lingkungan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, BPMP Papua juga secara simbolis menyerahkan 10 unit tempat sampah kepada pihak sekolah guna mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan pendidikan.

Tidak hanya itu, BPMP Papua juga berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan penguatan kepada sekolah-sekolah di wilayah Papua agar implementasi program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang luas.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, pemerintah berharap tercipta lingkungan sekolah yang bersih, sehat, aman, dan nyaman, sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.(Redaksi)

Berita Terkait

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal
Gandeng BAZNAS, Kanwil Kemenag Papua Bagikan Santunan Ramadan 1447 H di Jayapura

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya