Jayapura, Papuaterdepan.com – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua mendorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di seluruh satuan pendidikan di Papua sebagai upaya membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan sejak dini.
Kepala BPMP Papua Junus Simangunsong mengatakan program tersebut diharapkan mampu mendorong siswa untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Gerakan ini tidak hanya menekankan kebersihan, tetapi juga membangun kesadaran dan tanggung jawab siswa terhadap lingkungan sekitar sebagai bagian dari pendidikan karakter,” ujarnya.
Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin upacara bendera di SD Inpres BTN Kotaraja, Senin (30/3), yang diikuti oleh siswa, guru, serta jajaran pendidikan setempat.
Menurut Junus, dukungan terhadap program Indonesia ASRI yang telah diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana di lingkungan sekolah, seperti menjaga kebersihan kelas, membuang sampah pada tempatnya, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Ia menegaskan bahwa langkah awal yang perlu dibangun adalah budaya sekolah yang aman dan rukun dengan menjunjung tinggi nilai toleransi, saling menghormati, dan saling melindungi antarwarga sekolah.
Selain itu, penerapan Gerakan Indonesia ASRI juga dapat diwujudkan melalui kegiatan rutin seperti kerja bakti, pemilahan sampah organik dan anorganik, penghijauan lingkungan sekolah, hingga penyediaan fasilitas pendukung kebersihan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Jayapura Ellen Montolalu mengapresiasi langkah BPMP Papua yang aktif turun langsung ke sekolah-sekolah dalam memberikan edukasi dan penguatan karakter kepada siswa.
Menurutnya, pelaksanaan upacara rutin setiap Senin yang diinisiasi BPMP Papua tidak hanya menjadi sarana pembinaan kedisiplinan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait kesehatan, kebersihan, dan pembentukan karakter siswa.
“Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter, serta memiliki semangat patriotisme yang kuat sejak dini,” katanya.
Di tempat yang sama, Kepala SD Inpres BTN Kotaraja Siti Fatimah menyampaikan rasa bangganya karena sekolah yang dipimpinnya terpilih menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menilai program Gerakan Indonesia ASRI memberikan dampak nyata dalam menumbuhkan karakter siswa, khususnya dalam membiasakan perilaku hidup bersih, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Program ini sangat membantu dalam membentuk kebiasaan baik siswa, terutama melalui penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia yang mendorong mereka menjadi lebih mandiri, sehat, dan peduli lingkungan,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, BPMP Papua juga secara simbolis menyerahkan 10 unit tempat sampah kepada pihak sekolah guna mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan pendidikan.
Tidak hanya itu, BPMP Papua juga berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan penguatan kepada sekolah-sekolah di wilayah Papua agar implementasi program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang luas.
Melalui Gerakan Indonesia ASRI, pemerintah berharap tercipta lingkungan sekolah yang bersih, sehat, aman, dan nyaman, sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.(Redaksi)








