Kemenag Targetkan Dana BOS Madrasah dan BOP RA Rp 4,5 Triliun Cair Sebelum Lebaran 2026

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, KOMPAS.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI menargetkan penyaluran dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Swasta Tahap I Tahun Anggaran 2026 sudah masuk ke rekening penerima sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa percepatan pencairan dana ini bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas operasional lembaga pendidikan Islam di momen krusial menjelang Lebaran.

“Target kami jelas, sebelum Idul Fitri dana sudah terealisasi. Lembaga tidak boleh terganggu aktivitasnya,” ujar Menag Nasaruddin di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Menag menambahkan, langkah ini juga sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian besar pada kesejahteraan guru dan peningkatan mutu pendidikan keagamaan.

Adapun total anggaran yang disiapkan untuk Tahap I ini mencapai Rp 4,5 triliun. Dana tersebut dialokasikan sebesar Rp 428 miliar untuk sekitar 31 ribu RA, dan Rp 4,1 triliun untuk 52 ribu madrasah swasta di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Solois Remaja Putri Papua Tampil Memukau di Pesparawi Nasional XIV

Terapkan Skema Pencairan Baru
Tahun 2026 ini, Kemenag merombak mekanisme distribusi anggaran BOP RA dan BOS Madrasah. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa penyaluran dana yang sebelumnya dilakukan per triwulan, kini dipadatkan menjadi dua tahap dalam setahun atau berbasis semester.

Menurut Amien, skema baru ini dirancang agar lebih adaptif terhadap kebutuhan riil lembaga pendidikan sekaligus menyederhanakan proses birokrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa perubahan ini menuntut kedisiplinan ketat dari operator lembaga hingga kantor wilayah di daerah.

“Dengan skema baru ini, sinkronisasi data dan ketepatan waktu pengajuan sangat penting agar tidak terjadi hambatan teknis yang berujung keterlambatan pencairan,” ungkap Amien.

Baca Juga :  Usai dilantik, Wakil Ketua DPRP Supriadi Laling kunjungi korban penganiayaan anak di Jayapura

Digitalisasi dan Tenggat Waktu Penting
Untuk mendukung percepatan tersebut, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, memastikan seluruh proses pengajuan dan pencairan tahun 2026 dilakukan murni secara digital melalui portal resmi Kemenag.

Digitalisasi ini bertujuan untuk mempercepat proses verifikasi dan menekan potensi kesalahan administratif. Terdapat dua tenggat waktu penting yang wajib dicermati oleh para pengelola RA dan madrasah:

Pengajuan Berkas: 22 Februari – 3 Maret 2026

Verifikasi Berkas: 22 Februari – 4 Maret 2026

Nyayu mewanti-wanti agar pihak madrasah tidak menyepelekan tenggat waktu tersebut. Kelalaian kecil dalam mengunggah dokumen bisa berdampak langsung pada molornya jadwal pencairan dana.

“Pastikan seluruh dokumen lengkap dan diunggah tepat waktu. Jangan sampai keterlambatan administratif menghambat hak lembaga,” tegas Guru Besar UIN Raden Fatah tersebut.

Berita Terkait

LKP Cia dan Kemdikdasmen Cetak SDM Papua Terampil di Bidang Kecantikan
Status Paulus Ubruangge Dipertanyakan, Tim Maniap Kogoya Minta Pansus DPRK Nduga Lakukan Verifikasi Ulang
Solois Remaja Putri Papua Tampil Memukau di Pesparawi Nasional XIV
Bakti Sosial dan Nobar Jadi Wadah Edukasi Program Strategis Pemerintah di Skouw Sae
ASN Kemenag Papua Diminta Percepat Program Kerja dan Tingkatkan Kolaborasi Antarbidang
Kemenag Papua Gelar FKP, Perkuat Pelayanan Transparan dan Akuntabel
Aisyiyah Papua Ajak Perempuan Perkuat Peran Kemanusiaan dan Perdamaian
Menag: Kenaikan Yesus Kristus Jadi Momentum Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:34 WIB

LKP Cia dan Kemdikdasmen Cetak SDM Papua Terampil di Bidang Kecantikan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:34 WIB

Status Paulus Ubruangge Dipertanyakan, Tim Maniap Kogoya Minta Pansus DPRK Nduga Lakukan Verifikasi Ulang

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:37 WIB

Solois Remaja Putri Papua Tampil Memukau di Pesparawi Nasional XIV

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:30 WIB

Bakti Sosial dan Nobar Jadi Wadah Edukasi Program Strategis Pemerintah di Skouw Sae

Senin, 15 Juni 2026 - 15:05 WIB

ASN Kemenag Papua Diminta Percepat Program Kerja dan Tingkatkan Kolaborasi Antarbidang

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya