Menag Ajak Umat Islam Jadikan Ramadan Sarana Perkuat Persatuan Bangsa

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Papuaterdepan – Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah (2026 Masehi) sebagai sarana memperkuat kesalehan sosial serta merawat harmoni kebangsaan di tengah dinamika masyarakat.

“Ramadhan bukan sekadar ibadah individual, melainkan madrasah rohani yang membentuk kepedulian, empati, dan tanggung jawab kita sebagai bagian dari bangsa,” ujar Menag di Jakarta, Rabu (18/2).

Menag menegaskan bahwa ibadah puasa pada hakikatnya mendidik umat untuk mengendalikan diri dan hidup secara proporsional. Kesadaran untuk hidup seimbang tersebut dinilai menjadi fondasi penting guna membangun kehidupan sosial yang adil, berkelanjutan, dan bermartabat.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Papua: Guru adalah Pilar Pendidikan yang Tak Tergantikan

Menyinggung adanya potensi perbedaan penetapan awal puasa Ramadhan tahun ini, Menag secara khusus mengimbau masyarakat untuk menyikapinya dengan kedewasaan serta mengedepankan semangat persaudaraan. Ia mengingatkan bahwa perbedaan adalah bagian tak terpisahkan dari kebinekaan bangsa Indonesia.

“Jadikanlah perbedaan sebagai rahmat, bukan sekat. Jangan biarkan perbedaan hitungan melunturkan kedekatan hati. Dalam perbedaan itulah kualitas toleransi kita diuji dan ditingkatkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menag mendorong masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas sosial dengan meneladani sifat dermawan Rasulullah SAW, khususnya selama bulan suci. Hal ini bertujuan agar keberkahan Ramadhan tidak hanya dinikmati secara personal, tetapi juga dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat

Harapannya, Ramadhan tahun ini dapat melahirkan pribadi-pribadi yang tidak hanya saleh secara spiritual, tetapi juga membawa dampak kebaikan bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Marhaban ya Ramadhan. Semoga Allah SWT menerima setiap amal ibadah kita dan melimpahkan keberkahan bagi Indonesia tercinta,” pungkas Menag.(Rilis)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya