Sambut Waisak 2570 BE, Kolaborasi Umat Buddha Jayapura dan PMI Pasok Kebutuhan Darah Kota

- Redaksi

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com — Menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE)/2026, umat Buddha di Kota Jayapura menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah pada Minggu (17/05/2026). Kegiatan yang mengusung semangat Vesakha Sananda ini dipusatkan di Aula Vihara Arya Dharma, Skyland, Kota Jayapura.

Aksi sosial ini berhasil terlaksana berkat kolaborasi solid antara Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jayapura, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Papua—khususnya Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha—serta didukung oleh berbagai Lembaga Keagamaan Buddha, Majelis, organisasi wanita, pemuda, dan pihak vihara.

Wujud Nyata Nilai Kemanusiaan dan Pengabdian
Ketua PMI Kota Jayapura, Rustan Saru, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jayapura, memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya kegiatan ini. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa donor darah adalah bentuk nyata pengabdian kepada sesama tanpa memandang latar belakang.

“Gerakan donor darah ini mempunyai arti yang sangat mendalam. Dengan menyumbangkan darah kepada sesama yang membutuhkan, berarti kita sedang menjalankan nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada Tuhan,” ujar Rustan.

Rustan menambahkan, kebutuhan darah di Kota Jayapura saat ini terbilang tinggi, sementara pasokan dari pendonor sukarela masih belum sebanding.

Baca Juga :  Pengajian Pegawai Kemenag Papua Dorong ASN Tak Sekadar Baca Al-Qur’an, tapi Pahami Maknanya

“Di Kota Jayapura yang penduduknya sekitar 405 ribu jiwa, setiap hari minimal dibutuhkan 50 kantong darah. Namun yang mampu disuplai rata-rata hanya sekitar 30 kantong darah,” ungkapnya membeberkan fakta lapangan.

Selain membantu sesama, Rustan mengingatkan bahwa donor darah juga berdampak positif bagi kesehatan pendonor sendiri karena adanya proses skrining kesehatan awal oleh tim medis PMI. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada pengurus Vihara, Wanita Buddhis Indonesia (WBI), dan seluruh panitia yang konsisten menggelar aksi ini setiap tahun.

Rangkaian Waisak: Dari Anjangsana hingga Donor Darah
Ketua Panitia Pelaksana, Hendry, menjelaskan bahwa aksi donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE. Sebelum agenda ini, panitia juga telah bergerak melakukan aksi sosial berupa anjangsana ke panti sosial dan panti jompo di wilayah Sentani.

“Karena sifatnya kegiatan keagamaan, maka kami juga mengisinya dengan aksi sosial kemanusiaan seperti donor darah,” jelas Hendry seraya berterima kasih atas dukungan penuh dari PMI dan Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Papua.

Baca Juga :  PHLI Siapkan Alumni Papua Hadapi Dunia Kerja Lewat Career Center Cahaya

Kantongi 69 Kantong Darah: Manifestasi Cinta Kasih dan Mahatidana
Di akhir kegiatan, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Sarono, mengonfirmasi bahwa aksi sosial kali ini berhasil mengumpulkan sebanyak 69 kantong darah.

Sarono mengaku bangga dengan antusiasme umat Buddha yang dinilainya sukses mengimplementasikan ajaran Buddha secara nyata melalui pengembangan welas asih (karuna) dan cinta kasih (metta).

“Dalam ajaran Buddha, donor darah merupakan salah satu bentuk Mahatidana (pengorbanan agung) karena mendonorkan bagian dari tubuh kita sendiri. Tindakan menyelamatkan nyawa seseorang lewat transfusi darah ini juga wujud nyata cinta kasih (metta), atau yang dikenal dengan Abhanya Dana (dana keamanan dan keselamatan),” pungkas Sarono.

Kegiatan kemanusiaan ini turut dihadiri dan dikawal langsung oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Pengurus Permabudhi, Ketua Vihara Arya Dharma Geovani, Ketua WBI Provinsi Papua Bella Maragrete, serta Penyelenggara Buddha Kantor Kemenag Kota Jayapura Lukito Iswibowo.(Rilis)

Berita Terkait

Yonif TP 810/BEM Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Sosialisasi di Doyo Lama
Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi
Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah, Patroli Malam Sasar Permukiman Warga Doyo Baru
Santri Papua Diajak Wujudkan Pesantren Hijau, Aman, dan Bebas Perundungan
PPSN VI Malang, Pemprov Papua Minta Santri Kenalkan Wajah Papua yang Toleran dan Damai
PPSN VI Malang, Kakanwil Kemenag Papua Dorong Santri Jadi Duta Kemanusiaan dan Lingkungan
Lewat Jumat Berkah, Yonif TP 810/BEM Perkuat Silaturahmi dengan Warga
BMP RI dan Pemkot Jayapura Turun Tangan Pulihkan Wai Mhorock Pascabanjir, 150 Paket Sembako Disalurkan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Sosialisasi di Doyo Lama

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah, Patroli Malam Sasar Permukiman Warga Doyo Baru

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 03:51 WIB

Santri Papua Diajak Wujudkan Pesantren Hijau, Aman, dan Bebas Perundungan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:05 WIB

PPSN VI Malang, Pemprov Papua Minta Santri Kenalkan Wajah Papua yang Toleran dan Damai

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya