Sejarah Baru, Bimas Kristen dan Katolik Kemenag Gelar Festival Kasih Nusantara 2025

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Papuaterdepan.com– Kementerian Agama RI mencatat sejarah baru dalam upaya penguatan moderasi beragama. Untuk pertama kalinya, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kristen dan Katolik menggelar perayaan Natal secara bersama dalam tajuk Festival Kasih Nusantara 2025.

Acara yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Senin (29/12/2025) ini dihadiri sekitar 2.500 undangan luring dan ribuan peserta daring. Kegiatan ini mengusung tema “C-Light: Christmas Love in God, Harmony Together”.

Panggilan Iman dan Solidaritas

Direktur Jenderal Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan panggilan iman untuk menghadirkan kasih Tuhan secara nyata.

“Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya Natal dirayakan secara bersama dalam semangat kebersamaan oleh umat Kristen dan Katolik di lingkungan Kementerian Agama,” ujar Jeane.

Ia menjelaskan makna tema yang diusung, di mana Christmas in God dimaknai sebagai nilai keagamaan yang mewujud dalam pelayanan dan empati. Sementara Harmony Together merepresentasikan komitmen merawat ruang hidup bersama yang inklusif.

Baca Juga :  Kemenag Kirim Dai ke Wilayah 3T Papua, Kakanwil Klemens Taran Berharap Kuota Ditambah

Sebelum puncak acara, rangkaian kegiatan sosial telah dilakukan, mulai dari jalan sehat lintas agama, pembagian sembako ke panti asuhan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi bersih-bersih rumah ibadah di berbagai kota seperti Surabaya, Manado, dan Sorong.

Doa untuk Korban Bencana

Suasana perayaan juga diwarnai keprihatinan mendalam atas musibah bencana alam yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang hadir bersama tokoh lintas agama, menekankan bahwa Natal dan Tahun Baru kali ini menjadi ruang refleksi solidaritas kebangsaan.

“Tidak ada perayaan Natal tahun ini tanpa doa untuk saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kalian tidak sendiri. Seluruh anak bangsa ikut bersama kalian,” tegas Menag.

Senada dengan Menag, Dirjen Bimas Katolik, Suparman, menyampaikan bahwa dalam festival ini Kemenag membuka donasi khusus bagi masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga :  Jelang Purna Tugas, Kabid Pendis Papua Tekankan Harmoni dan Disiplin Laporan Akhir Tahun

“Kami berharap kepada keluarga-keluarga kita di tiga provinsi itu, tetaplah berpengharapan bahwa semua ini akan kita lalui bersama-sama. Jika kita saling membahu dalam satu kesatuan bingkai NKRI, tidak ada yang mustahil,” kata Suparman.

Kehangatan Lintas Iman

Acara diawali dengan Ibadah Natal yang dipimpin oleh Pdt. Ivan Kristiono dan Romo RD. Kol. (Purn) Yos Bintoro. Kehangatan makin terasa saat Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, turut menyumbangkan lagu “Laskar Pelangi”, menambah semarak suasana persaudaraan.

Menutup arahannya, Menteri Agama mengajak seluruh umat untuk menjadikan tahun 2026 sebagai lembaran baru yang lebih hebat, dengan mengutamakan kurikulum cinta dan ekoteologi—kepedulian terhadap sesama manusia dan alam semesta.

Festival Kasih Nusantara menjadi bukti nyata bahwa sinergi umat Kristen dan Katolik di Kemenag mampu mencerminkan wajah Indonesia yang rukun, berkeadaban, dan penuh cinta kasih.(Rilis)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya