Kemenag: Gerakan Wakaf Jayapura Bukti Papua Mampu Berinovasi

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

papuaterdepan, Jayapura, – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua memberikan apresiasi terhadap langkah Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Jayapura yang berhasil menghimpun dana lebih dari Rp1 miliar pada semester pertama tahun 2025. Dana tersebut dialokasikan untuk penyediaan lahan pemakaman, yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

Kepala Kanwil Kemenag Papua, Pdt. Klemens Taran, menyebut inisiatif tersebut sebagai terobosan penting sekaligus jawaban atas persoalan yang sering dihadapi warga.

“Sering kali keluarga kesulitan mencari tempat pemakaman karena lahan terbatas dan biaya pembebasan tanah yang tinggi. Apa yang dilakukan BWI Kabupaten Jayapura ini bukan hanya soal wakaf, tetapi juga soal kemanusiaan,” ujar Klemens.

Baca Juga :  Kemenag Papua Dukung Pengembangan Kota Wakaf untuk Perkuat Ekonomi Umat

Menurutnya, capaian ini membuktikan bahwa Papua mampu melakukan inovasi dalam pengelolaan wakaf, meski berada dalam keterbatasan. “Dana ini memang diarahkan untuk umat Muslim, tetapi manfaatnya tentu akan dirasakan juga oleh umat beragama lain. Kita semua memiliki kebutuhan yang sama dalam hal ini,” tambahnya.

Program Prioritas Wakaf

Ketua BWI Kabupaten Jayapura, Tri Mulyadi, menjelaskan bahwa program pengadaan lahan makam lahir dari kondisi nyata di lapangan, di mana pemakaman di wilayah Jayapura, baik Muslim maupun Kristen, sudah penuh.

“Target dana yang kami canangkan mencapai Rp4,75 miliar. Selain pembebasan lahan, program ini juga mencakup pembangunan mushola, tempat pemandian jenazah, tempat wudu, serta area istighosah,” tutur Tri.

Baca Juga :  Lahan Pemakaman Muslim di Jayapura Menipis, BWI dan Kemenag Cari Solusi

Ia menekankan bahwa kerja keras dan keikhlasan menjadi landasan utama dalam menjalankan program tersebut. Transparansi, kata Tri, juga akan dijaga ketat dengan laporan keuangan bulanan yang dapat diakses melalui forum resmi BWI maupun Dewan Masjid Indonesia.

“Kepercayaan masyarakat adalah hal yang utama. Karena itu, semua dana yang masuk dan digunakan akan dilaporkan secara terbuka,” tegasnya.

Tri menambahkan, meski program ini diinisiasi umat Islam, manfaatnya akan meluas bagi seluruh masyarakat lintas agama. “Persaudaraan tidak hanya dibangun atas dasar iman, tetapi juga dalam tugas-tugas kemanusiaan. Itulah semangat yang kami bawa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat
Pendeta Yonas Sesalkan Gereja Jadi Lokasi Pemutaran Film Pesta Babi
Lewat Nobar dan Baksos, Keondoafian Waena Gaungkan Dukungan untuk Pembangunan Papua
BRI Papua Fokus Perkuat UMKM melalui Pembiayaan, Digitalisasi, dan Pendampingan Usaha
BRI Jayapura Gandeng Media Perluas Edukasi dan Akses Keuangan Masyarakat
Nobar Pancasila di Skouw Sae, Ondoafi Serukan Dukungan bagi Program Pemerintah
SMP Negeri 9 Jayapura Terapkan Ujian Berbasis CBT untuk Latih Siswa Hadapi AKM
Richard Ohee Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Pedoman Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:04 WIB

Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:24 WIB

Pendeta Yonas Sesalkan Gereja Jadi Lokasi Pemutaran Film Pesta Babi

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Lewat Nobar dan Baksos, Keondoafian Waena Gaungkan Dukungan untuk Pembangunan Papua

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:10 WIB

BRI Papua Fokus Perkuat UMKM melalui Pembiayaan, Digitalisasi, dan Pendampingan Usaha

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:45 WIB

BRI Jayapura Gandeng Media Perluas Edukasi dan Akses Keuangan Masyarakat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya