Rakorda Baznas Papua Raya Fokus Sinergi Antarprovinsi Kelola Zakat

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com— Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Papua Raya menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tahun 2025 untuk memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Horison Kotaraja, Jayapura, Jumat (31/10/2025).

Rakorda dibuka oleh Asisten II Sekretaris Daerah Provinsi Papua, M.B. Setiyo Wahyudi, mewakili Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri. Forum ini diikuti perwakilan Baznas dari tiga provinsi di wilayah Papua Raya, unsur pemerintah daerah, serta Kementerian Agama.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua yang dibacakan Setiyo Wahyudi, ditegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen sosial untuk mengurangi kemiskinan dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Papua. Tema Rakorda, Transformasi Papua: Membangun Kemandirian dan Kesejahteraan Bersama, dinilai sejalan dengan agenda pembangunan daerah.

Baca Juga :  Kemenag Tegaskan Pengelolaan Dana Masjid Tetap di Tangan DKM

Gubernur menjelaskan, visi “Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis” dijabarkan melalui tiga misi utama, yakni Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif. Ketiga misi tersebut membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk lembaga pengelola zakat.

“Transformasi Papua tidak mungkin terwujud tanpa sinergi kelembagaan antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Abdul Hafid Jusuf menyatakan, Kementerian Agama memiliki mandat pembinaan dan pengawasan zakat sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. Ia juga menyoroti Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2025 yang mengatur pendayagunaan zakat untuk usaha produktif.

Baca Juga :  Jelang Natal, Ondofolo Yoka Kunjungi Asrama Mahasiswa Manokwari dan Salurkan Sembako

Menurut Hafid, zakat perlu dikelola secara akuntabel dan transparan agar memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. “Zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi harus menjadi kekuatan produktif yang mendorong kemandirian umat,” katanya.

Ketua Baznas Provinsi Papua, Merza Edy Nadzari, melaporkan bahwa hingga Oktober 2025, total penghimpunan zakat mencapai sekitar Rp30 miliar, sementara penyaluran dana ZIS mencapai Rp31 miliar. Ia menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat di daerah.

Ketua Panitia Rakorda, Rasyid Tumenggung Mayang, menyebutkan kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Provinsi Papua dan menjadi forum konsolidasi Baznas se-Papua Raya dalam menyusun rencana kerja dan arah kebijakan bersama tahun 2026.

Berita Terkait

Pos Indonesia Perkuat Distribusi Bantuan Sosial di Wilayah 3T Papua
PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai
Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan
SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar
Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah
Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura
Bulog Papua Pastikan Distribusi Minyakita Lancar, Stok di Pasar Tradisional Tetap Aman
Generasi Muda Papua Diajak Isi Momentum 1 Mei dengan Kegiatan Kreatif

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:34 WIB

Pos Indonesia Perkuat Distribusi Bantuan Sosial di Wilayah 3T Papua

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:04 WIB

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:24 WIB

Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:04 WIB

SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:34 WIB

Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya