Kanwil Kemenag Papua Perkuat Kualitas Layanan Publik Lewat Sosialisasi PEKPPP 2026

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama terus diperkuat. Salah satunya melalui pelaksanaan Sosialisasi Penilaian Mandiri Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2026 yang diikuti Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua bersama seluruh satuan kerja Kemenag di Indonesia secara virtual.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Amsal Yowei Kanwil Kemenag Papua itu menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang semakin berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sosialisasi dibuka oleh Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kementerian Agama RI, Nurudin, yang menegaskan bahwa PEKPPP merupakan instrumen penting dalam mengukur sekaligus mengevaluasi kualitas penyelenggaraan pelayanan publik pada setiap unit kerja Kementerian Agama.

Menurutnya, mekanisme penilaian mandiri yang diterapkan dalam PEKPPP tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga menjadi sarana bagi setiap satuan kerja untuk melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan terhadap layanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Melalui penilaian mandiri, kita dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kualitas pelayanan publik yang telah berjalan. Hasil evaluasi ini nantinya menjadi dasar dalam melakukan perbaikan dan penguatan layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Nurudin juga mengingatkan seluruh unit kerja agar mempersiapkan dokumen pendukung secara optimal sesuai indikator penilaian yang telah ditetapkan. Selain itu, setiap satuan kerja diminta aktif menjelaskan kondisi pelayanan kepada tim evaluator serta menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang dihasilkan dari proses evaluasi.

Baca Juga :  Tokoh Adat Yoka Salurkan Bantuan Natal Negara untuk Mahasiswa Supiori di Jayapura

Ia menambahkan bahwa peningkatan Indeks Pelayanan Publik menjadi salah satu target penting dalam mendukung agenda reformasi birokrasi yang saat ini terus didorong pemerintah.

Dalam pemaparan materi, peserta memperoleh penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan PEKPPP Tahun 2026 yang mencakup penggunaan sejumlah instrumen evaluasi, mulai dari Formulir Pengumpulan Data, Lembar Kerja Evaluasi hingga Lembar Penilaian Masyarakat sebagai bagian dari proses pengukuran kualitas layanan.

Terdapat dua kategori pelaksanaan penilaian, yakni PEKPPP Prioritas dan PEKPPP Mandiri. Untuk kategori prioritas, sejumlah satuan kerja akan ditetapkan secara khusus sebagai lokus evaluasi, sedangkan kategori mandiri memberikan ruang bagi kantor wilayah untuk mengusulkan satuan kerja yang dinilai siap mengikuti penilaian.

Usai mengikuti kegiatan, Ketua Tim Kerja Organisasi Tata Laksana dan Kerukunan Umat Beragama Kanwil Kemenag Papua, Elisabet Maru Toding Bunga, menjelaskan bahwa terdapat enam indikator utama yang menjadi fokus penilaian dalam PEKPPP Tahun 2026.

Enam aspek tersebut meliputi kebijakan pelayanan publik, profesionalisme sumber daya manusia, sarana dan prasarana pelayanan, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengelolaan pengaduan masyarakat, serta inovasi pelayanan publik.

Menurut Elisabet, aspek profesionalisme aparatur menjadi komponen dengan bobot penilaian tertinggi karena berkaitan langsung dengan kualitas interaksi antara petugas layanan dan masyarakat.

“Penilaian tidak hanya melihat kelengkapan administrasi, tetapi juga bagaimana budaya pelayanan diterapkan, kompetensi petugas ditingkatkan, serta sejauh mana masyarakat merasakan manfaat dari layanan yang diberikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Dompet Dhuafa Papua Latih Kader Pos Sehat Tangani Penyakit Tidak Menular

Ia menambahkan, inovasi pelayanan publik juga menjadi perhatian penting dalam evaluasi tahun ini. Inovasi yang dinilai tidak harus berbentuk aplikasi digital, melainkan setiap terobosan yang mampu memberikan kemudahan, efisiensi, dan manfaat nyata bagi masyarakat pengguna layanan.

“Yang terpenting adalah dampaknya. Selama inovasi tersebut mampu mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan dan memberikan manfaat yang nyata, maka itu menjadi nilai tambah dalam penilaian,” katanya.

Terkait pelaksanaan PEKPPP di Papua, Elisabet mengungkapkan sejumlah Kantor Kementerian Agama kabupaten dan kota telah dipersiapkan sebagai sampel penilaian. Satuan kerja tersebut antara lain Kankemenag Kabupaten Biak Numfor, Supiori, Nabire, Jayawijaya, Keerom, Mimika, Merauke, Boven Digoel, Kepulauan Yapen, Kabupaten Jayapura, dan Kota Jayapura.

Pemilihan satuan kerja tersebut dilakukan berdasarkan tingkat kesiapan serta pemenuhan berbagai indikator yang menjadi persyaratan dalam pelaksanaan evaluasi.

Melalui keikutsertaan dalam sosialisasi PEKPPP 2026, Kanwil Kemenag Papua berharap seluruh satuan kerja semakin siap menghadapi proses evaluasi sekaligus mampu meningkatkan kualitas layanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan yang prima, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Papua.(Rilis)

Berita Terkait

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087
Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua
Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya