JAYAPURA, Papuaterdepan.com – Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua mengawali pekan kerja dengan melaksanakan ibadah rutin Oikumene di Rumah Doa Imanuel, Jayapura, Senin (24/11/2025).
Ibadah kali ini dipimpin oleh Hendrik Valen Ayomi dari Bidang Urusan Agama Kristen, yang membawakan renungan berdasarkan pembacaan Alkitab dari Yohanes 21:15-19.
Dalam khotbahnya, Valen menyoroti dialog mendalam antara Yesus dan Simon Petrus. Menurutnya, pertanyaan “Apakah engkau mengasihi Aku?” yang diajukan Yesus sebanyak tiga kali bukan sekadar retorika, melainkan ujian komitmen bagi seorang pelayan.
“Orang yang melayani Tuhan harus mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu, siap menyangkal diri, dan juga siap berkorban,” tegas Valen di hadapan para pejabat dan pegawai yang hadir.
Kasih Agape dalam Pelayanan Publik
Valen menekankan bahwa kasih yang dituntut dalam pelayanan—baik pelayanan gereja maupun pelayanan publik sebagai ASN—adalah kasih Agape, yaitu kasih tanpa syarat.
Ia mengingatkan bahwa bukti mengasihi Tuhan tidak cukup hanya dengan kata-kata, melainkan harus terwujud dalam tindakan nyata, bahkan di saat situasi sulit sekalipun.
“Jika kita mengatakan bahwa kita mengasihi Kristus, maka itu harus tercermin melalui perbuatan kita. Bukan hanya pada saat kita bersukacita, namun dalam dukacita sekalipun. Itulah makna mengasihi Kristus, yakni menyangkal diri dan memikul salib,” tuturnya.
Ibadah ini ditutup dengan doa syukur bersama, memohon tuntunan Tuhan agar seluruh ASN Kemenag Papua dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan integritas sepanjang minggu ini.
Kegiatan rutin ini diharapkan menjadi wadah pembinaan mental spiritual sekaligus memperkuat nilai moderasi beragama di lingkungan kerja Kemenag Papua.(rilis)









