Jakarta, Papuaterdepan.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Kristiani di seluruh Indonesia menjadikan peringatan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Menurut Menag, nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Kenaikan Yesus Kristus tidak hanya memiliki makna spiritual bagi umat Kristiani, tetapi juga relevan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Semoga perayaan ini membawa sukacita, kedamaian, dan semangat untuk terus menebarkan kebaikan bagi sesama,” kata Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan Indonesia membutuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan sekaligus menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Karena itu, Menag berharap umat Kristiani dapat terus berperan aktif dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, ajaran agama mengandung nilai-nilai universal yang mampu menjadi perekat kehidupan kebangsaan, seperti kasih, keadilan, pengorbanan, dan perdamaian.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, perlu diwujudkan dalam tindakan nyata melalui pelayanan kepada masyarakat, membantu kelompok yang membutuhkan, serta memperkuat hubungan antarumat beragama.
“Kerukunan adalah modal penting bangsa ini. Karena itu mari kita terus menjaga persaudaraan, memperkuat toleransi, dan bersama-sama membangun Indonesia yang damai dan sejahtera,” ujarnya.
Menag juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum hari raya keagamaan sebagai sarana memperkuat komitmen kebangsaan dan mempererat persatuan nasional.
Ia menilai kontribusi umat beragama dalam menjaga keharmonisan sosial menjadi faktor penting dalam menciptakan stabilitas dan kemajuan bangsa.
“Peringatan Kenaikan Yesus Kristus hendaknya menjadi inspirasi untuk terus menghadirkan nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat semangat melayani dan berbagi kepada sesama,” katanya.
Menag berharap semangat yang lahir dari perayaan Kenaikan Yesus Kristus dapat menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus merawat kerukunan, menjaga persatuan, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.









