JAYAPURA,Papuaterdepan.com — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua terus mematangkan persiapan alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Hal ini ditegaskan Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua, Marwan Sileuw, usai menerima Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) yang baru dilantik, Abdul Hafid Jusuf, di Jayapura, Senin (17/11/2025).
Rektor Marwan Sileuw menyebut kehadiran Daerah Otonom Baru (DOB) di Papua menjadi peluang strategis bagi pengembangan kampus. Ia berharap pemerintah daerah di wilayah DOB dapat menjadi mitra aktif dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi keagamaan ini.
“Target kita jelas: peningkatan mutu, sumber daya, dan percepatan transformasi menuju UIN di Papua,” tegas Marwan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro AUAK Abdul Hafid Jusuf menekankan prioritas pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, percepatan jumlah doktor dan guru besar (profesor) adalah syarat mutlak agar pengembangan kelembagaan dapat berjalan terukur.
“Kita berdiskusi dengan Pak Rektor untuk tidak hanya mendorong pendidikan doktor, tetapi juga mempersiapkan hadirnya lebih banyak profesor,” ujar Hafid.
Lebih lanjut, Hafid menjelaskan bahwa perubahan status menjadi UIN akan membuka peluang pembukaan fakultas umum yang relevan dengan kebutuhan Papua, seperti Fakultas Kedokteran dan Teknologi Informasi.
“Ini bukan sekadar penambahan program studi, tapi menyediakan jawaban atas kebutuhan kearifan lokal Papua dan tantangan masa depan,” pungkasnya.(Rilis)









