Perkuat Kerukunan, Kepala Kemenag Jayapura Bekali Penyuluh Agama Materi Moderasi Beragama

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura, Ani Matdoan, menegaskan peran vital para penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan dan persatuan di tengah masyarakat Papua yang majemuk.

Hal tersebut disampaikannya saat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Penyuluh Agama yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (BDK) Papua, bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Jayapura, Kamis (26/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Ani memaparkan materi krusial bertajuk “Moderasi Beragama dan Pembangunan Nasional”. Ia menekankan bahwa moderasi beragama adalah kunci sekaligus solusi untuk mengatasi berbagai problematika kehidupan umat beragama saat ini.

“Moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang mengambil jalan tengah. Artinya, tidak berlebihan atau ekstrem kanan, dan juga tidak mengabaikan ajaran agama atau ekstrem kiri,” tegas Ani di hadapan para penyuluh.

Baca Juga :  Polisi tangkap satu WNA PNG Bawa Kokain di Boven Digoel

Menurutnya, pemahaman ini sangat sejalan dengan visi dan misi Kementerian Agama periode 2025-2029, yakni memperkuat moderasi beragama guna mendukung terciptanya masyarakat yang damai, harmonis, dan mendukung penuh jalannya pembangunan nasional.

4 Indikator Utama Moderasi Beragama
Pelatihan yang berlangsung sejak tanggal 23 hingga 28 Februari 2026 ini menerapkan metode Blended Learning, yang menggabungkan sesi pembelajaran daring (online) dan luring (offline).

Usai memaparkan materi utama, Ani Matdoan juga memimpin langsung sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hangat dan interaktif. Para penyuluh agama saling bertukar pendapat serta pengalaman lapangan secara bersahabat.

Baca Juga :  Bersihkan Polusi Sungai, Umat Buddha Jayapura Guyur Kali Acai dengan Eco Enzyme

Melalui interaksi yang intensif tersebut, pemahaman para penyuluh kembali disegarkan dan diperkuat terkait empat indikator utama moderasi beragama, yaitu:

Komitmen Kebangsaan: Penerimaan terhadap prinsip-prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi.

Toleransi: Menghargai perbedaan dan memberi ruang bagi orang lain untuk meyakini dan mengekspresikan keyakinannya.

Anti-kekerasan: Menolak tindakan radikalisme atau kekerasan dalam menyelesaikan masalah keagamaan maupun sosial.

Akomodatif terhadap Kebudayaan Lokal: Ramah terhadap tradisi dan budaya lokal yang tidak bertentangan dengan pokok ajaran agama.

Melalui penguatan kapasitas ini, Kemenag Kota Jayapura berharap kualitas layanan keagamaan dan bimbingan kepada masyarakat akan semakin meningkat. Para penyuluh agama diharapkan terus mampu menyebarkan pesan-pesan cinta kemanusiaan dan merawat keharmonisan di Tanah Papua.(Rilis)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat
Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru
Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi
Merah Putih Menghiasi Mumugu, Satgas Yonif 300 dan Warga Rayakan HUT RI ke-81 dengan Gotong Royong

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya