Jayapura, Papuaterdepan.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua menggelar acara puncak Program Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Acara ini dirangkaikan dengan penyaluran 500 paket Santunan Hari Raya (THR) bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Provinsi Papua, Jayapura, pada Kamis (12/3/2026) ini dihadiri oleh berbagai elemen, termasuk perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Papua, Dwiharjanto, yang hadir mewakili Kakanwil, menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja Baznas. Ia menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional bertajuk “Selasar Hangat Lintas Agama Joyful Ramadan Indonesia Berdaya” melalui program Tebar Harapan Ramadan (THR) 2026.
“Kementerian Agama memiliki komitmen untuk terus mendorong penguatan tata kelola zakat, infak, sedekah (ZIS), dan wakaf secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dana sosial keagamaan memiliki potensi besar sebagai instrumen pendukung pemberdayaan dan kesejahteraan umat,” ujar Dwiharjanto.
Apresiasi Pemprov: Sejalan dengan Visi “Papua Cerah”
Dukungan penuh juga mengalir dari Pemprov Papua. Mewakili Gubernur, Asisten Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Papua, M.B. Setiyo Wahyudi, menegaskan bahwa program Baznas sangat sejalan dengan visi pembangunan daerah.
“Program seperti Papua Cerdas, Papua Sehat, Papua Makmur, Papua Peduli, dan Papua Da’wah merupakan wujud nyata kepedulian sosial. Ini sejalan dengan arah pembangunan untuk mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis, atau Papua Cerah,” ungkap Setiyo.
Pemprov Papua berharap gerakan filantropi Islam ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan, melainkan menjadi fondasi kuat budaya gotong royong di “Tanah Damai” Papua.
Laporan Kinerja Baznas Papua: Salurkan Rp31,58 Miliar dalam 5 Tahun
Momen puncak Ramadan ini terasa semakin emosional karena menjadi Ramadan terakhir bagi Komisioner Baznas Papua periode 2021–2026. Ketua Baznas Provinsi Papua, Merza Edy Nadzari, memanfaatkan kesempatan ini untuk menjabarkan laporan pertanggungjawaban publik.
Khusus untuk Ramadan 1447 H, Baznas Papua telah menyalurkan dana sebesar Rp 929.100.000 kepada 6.411 penerima manfaat. Program tersebut meliputi buka puasa bersama anak yatim, berbagi takjil, pasar murah di lima distrik, penyaluran zakat fitrah, hingga program Safari Pondok Pesantren dan dukungan bagi dai di daerah 3T.
Sementara itu, untuk akumulasi kinerja selama periode 2021–2026, Baznas Papua berhasil menghimpun dana ZIS sekitar Rp 31,78 miliar. Dari jumlah tersebut, 99,36 persen atau Rp 31,58 miliar telah tersalurkan melalui lima pilar program utama:
Papua Dakwah (Keagamaan): Rp 14,93 miliar (35.114 KK)
Papua Cerdas (Pendidikan): Rp 7,13 miliar (12.590 penerima)
Papua Peduli (Kemanusiaan): Rp 5,56 miliar (39.017 penerima)
Papua Sehat (Kesehatan): Rp 2,55 miliar (44.324 penerima)
Papua Makmur (Ekonomi): Rp 1,48 miliar (2.327 KK)
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan semua pihak yang telah mendukung. Kami juga memohon maaf jika ada kekurangan selama masa kepemimpinan kami,” tutur Merza Edy Nadzari menutup laporannya.(Rilis)









