Keerom, Papuaterdepan.com – Kabupaten Keerom kembali menunjukkan wajahnya sebagai “miniatur Indonesia” di Papua. Semangat kebersamaan tersebut tercermin dalam gelaran Halalbihalal yang dirangkaikan dengan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Kabupaten Keerom.
Kegiatan yang mengusung tema “Harmoni dalam Keberagaman dan Membumikan Al-Qur’an” ini berlangsung khidmat di Gedung Pramuka Swakarsa, Kabupaten Keerom, Rabu (15/4/2026).
Keerom sebagai Rumah Besar Keberagaman
Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih, dalam sambutannya menekankan bahwa momentum Syawal 1447 Hijriah harus dimaknai sebagai ajang mempererat persaudaraan lintas etnis dan agama. Menurutnya, Halalbihalal adalah sarana strategis untuk merawat keharmonisan di tengah kemajemukan.
“Keerom adalah rumah besar bagi kita semua. Keharmonisan yang selama ini terjaga harus terus kita rawat sebagai fondasi utama pembangunan,” ujar Wahfir.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga pemuda—untuk bersinergi mendukung pembangunan daerah, baik di sektor infrastruktur maupun kualitas sumber daya manusia.
MTQ XI: Benteng Moral dan Pesan Kedamaian
Terkait pembukaan MTQ XI, Wakil Bupati berharap ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi seni baca Al-Qur’an semata. Lebih dari itu, MTQ harus mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Al-Qur’an untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ diharapkan menjadi benteng moral di tengah arus modernisasi, sekaligus membawa pesan kedamaian dan toleransi bagi seluruh masyarakat Keerom,” tambahnya.
ASN Kemenag sebagai Pelopor Kerukunan
Di sisi lain, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Pembimas Hindu I Wayan Wira Adnyana, mengingatkan peran krusial Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag.
“Sebagai insan Kementerian Agama, kita bukan hanya aparatur birokrasi, tetapi juga perekat sosial dan teladan dalam moderasi beragama,” tegasnya.
Momentum ini diharapkan menjadi energi baru bagi jajaran Kemenag untuk meningkatkan profesionalitas dan menghadirkan pelayanan keagamaan yang inklusif bagi seluruh umat.
Acara pembukaan MTQ XI ini ditandai dengan seremoni resmi oleh Wakil Bupati Keerom, didampingi jajaran Forkopimda, Ketua LPTQ, Ketua FKUB, serta pimpinan organisasi keagamaan seperti MUI, NU, dan Muhammadiyah Kabupaten Keerom.(Rilis)









