Jayapura, Papuaterdepan.com — Sebanyak 118 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua resmi mengucap sumpah janji dan menerima status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh (100%).
Prosesi pengangkatan dan pelantikan Formasi Tahun 2024 ini diikuti secara serentak se-Indonesia secara daring via Zoom Meeting, berpusat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Papua, Kotaraja, Jayapura, Kamis (21/05/2026).
Secara nasional, Menag melantik total 16.138 PNS baru. Prosesi sakral ini dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, serta disaksikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh.
Dari Nilai “BerAKHLAK” hingga Prinsip “ISTIQOMAH” ASN Kemenag
Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa status PNS bukanlah sekadar perubahan administratif semata, melainkan sebuah amanah besar untuk mengabdi kepada bangsa dengan integritas total.
Selain wajib mengimplementasikan nilai dasar ASN BerAKHLAK, Menag secara khusus memperkenalkan formula spiritualitas kerja baru bagi punggawa Kemenag, yaitu “ISTIQOMAH”:
Ikhlas, Sabar, Tawadu, Ihsan, Qanaah, Amanah, dan Hikmah.
“Sepanjang saudara menjalankan ISTIQOMAH, Tuhan akan menuntun setiap langkah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN di Kementerian Agama,” pesan Menag mendalam.
Senada dengan Menag, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menitipkan prinsip “4K” sebagai kompas pelayanan publik: Kecepatan, Kemudahan Pelayanan, Kemanfaatan Kebijakan, dan Kebahagiaan Masyarakat.
Pesan Kakanwil Papua: ASN Kemenag Menyandang Tiga “Jabatan” sekaligus
Suasana haru dan bangga menyelimuti aula saat Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran, memberikan arahan langsung kepada para abdi negara yang baru disumpah tersebut.
“Hari ini Bapak dan Ibu resmi berubah dari 80 persen menjadi 100 persen. Siapa yang pernah mengira hari ini kalian resmi menjadi ASN,” ujar Klemens disambut riuh bahagia para pegawai.
Klemens mengingatkan bahwa ASN Kemenag memiliki keunikan tersendiri karena otomatis menyandang tiga peran penting sekaligus dalam kehidupan sehari-hari:
Aparat Negara: Saat berada di jam kerja kantor.
Anggota Keluarga: Menjadi suami atau istri yang bertanggung jawab selepas pulang kantor.
Pembina Umat: Menjadi teladan moral dan tokoh yang mengayomi masyarakat di lingkungan rumah.
Tancap Gas Kembali ke Tempat Tugas, Jaga Kedisiplinan
Kakanwil juga memberikan instruksi tegas agar setelah menerima Surat Keputusan (SK), seluruh PNS baru segera kembali ke satuan kerja masing-masing tanpa menunda waktu. Ia juga memberikan sentilan positif mengenai arti kedisiplinan yang sesungguhnya.
“Hadir setengah delapan (07.30) itu standar, tetapi hadir sebelum setengah delapan itu bernilai,” cetus Klemens memotivasi etos kerja pegawainya.
Menutup arahannya, Klemens mengajak seluruh ASN baru untuk bersama-sama menjaga nama baik institusi dan menjadi motor penggerak kerukunan umat beragama di Tanah Papua.(Rilis)









