LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani, Papuaterdepan.com– Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Papua, seluruh Dewan Hakim dan Dewan Juri resmi dilantik dan diambil sumpahnya untuk menjalankan tugas penilaian secara profesional, objektif, dan bebas dari pengaruh pihak manapun.

Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Jayapura, Selasa (14/7/2026), menjadi salah satu tahapan penting sebelum seluruh cabang perlombaan MTQ mulai dipertandingkan. Para hakim yang telah dipercaya menilai peserta diharapkan mampu menjaga kredibilitas ajang keagamaan terbesar di Papua tersebut.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura sekaligus Ketua Umum Panitia MTQ XXXI Papua, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan bahwa kualitas sebuah MTQ tidak hanya terlihat dari suksesnya pelaksanaan acara, tetapi juga dari kepercayaan masyarakat terhadap hasil penilaian yang dilakukan Dewan Hakim.

Menurutnya, para hakim memegang peranan strategis dalam menentukan peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Papua pada ajang MTQ tingkat nasional. Karena itu, seluruh proses penilaian harus dilakukan secara terbuka, profesional, dan berdasarkan kemampuan peserta.

Baca Juga :  Perkuat Akuntabilitas, Kemenag Papua Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan I 2026

“Kepercayaan masyarakat terhadap hasil MTQ sangat ditentukan oleh integritas para hakim. Karena itu, seluruh keputusan harus lahir dari penilaian yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Yusuf menambahkan, MTQ bukan sekadar kompetisi untuk mencari juara, melainkan wadah pembinaan generasi Qurani yang memiliki kemampuan membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Papua, Umar Ugar, menegaskan bahwa sumpah yang diucapkan para Dewan Hakim merupakan komitmen moral dan spiritual yang harus dijaga selama pelaksanaan MTQ berlangsung.

Ia meminta seluruh hakim mengedepankan rasa keadilan, menjaga independensi, serta menghindari segala bentuk konflik kepentingan yang dapat mencederai marwah penyelenggaraan MTQ.

“Objektivitas menjadi kunci utama. Dewan Hakim harus memastikan peserta yang terpilih benar-benar merupakan yang terbaik berdasarkan hasil penilaian, bukan karena faktor lain,” katanya.

Baca Juga :  Irjen Fakhiri: Siap Maju Pilkada Papua

Dalam kesempatan tersebut, Umar Ugar bersama Yusuf Yambe Yabdi melakukan pemasangan toga secara simbolis kepada perwakilan Dewan Hakim sebagai tanda dimulainya tugas penjurian pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua.

Selain pelantikan, para hakim juga mengikuti orientasi dan pembekalan teknis yang membahas pedoman penilaian, tata tertib persidangan, mekanisme pengolahan nilai hingga proses penetapan pemenang.

MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua sendiri melombakan berbagai cabang, mulai dari Tilawah Al-Qur’an, Hifzhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khattil Qur’an hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an. Seluruh cabang akan dinilai oleh majelis hakim yang telah ditetapkan sesuai bidang keahlian masing-masing.

Panitia berharap, melalui proses penjurian yang profesional dan akuntabel, MTQ XXXI Papua mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan generasi Qurani terbaik yang dapat membawa nama Papua berprestasi di tingkat nasional.(Rilis)

Berita Terkait

Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah Binaan Lewat Patroli Humanis
Jelang Sumpah Pemuda, Generasi Muda Mamberamo Raya Tegaskan Komitmen Tolak Kekerasan
Rawat Adat, Perkuat Persaudaraan, Ondoafi Skouw Sae Ajak Pemuda Bangun Kampung Damai
Kepala Suku Manirem Dorong Pemuda Papua Jadi Garda Terdepan Jaga Persatuan dan NKRI
Jariah Berbagi, Yonif TP 810/Bemare Hadir Membawa Kebahagiaan bagi Warga Doyo Lama
Ondoafi Kasukuwe Ajak Generasi Muda Sarmi Perkuat Nasionalisme dan Jaga Persatuan
Ketua Dewan Adat Sarmi: Pemuda Harus Berkarya, Jaga Adat, dan Rawat Persatuan
Peringati Sumpah Pemuda, Skouw Sae Gaungkan Persatuan dan Pelestarian Adat

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah Binaan Lewat Patroli Humanis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Jelang Sumpah Pemuda, Generasi Muda Mamberamo Raya Tegaskan Komitmen Tolak Kekerasan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Rawat Adat, Perkuat Persaudaraan, Ondoafi Skouw Sae Ajak Pemuda Bangun Kampung Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Kepala Suku Manirem Dorong Pemuda Papua Jadi Garda Terdepan Jaga Persatuan dan NKRI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Ondoafi Kasukuwe Ajak Generasi Muda Sarmi Perkuat Nasionalisme dan Jaga Persatuan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya