Kakanwil Kemenag Papua Minta Pemda Dilibatkan Urus Penerima Beasiswa “Kita Cinta Papua”

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Beasiswa Afirmasi Kita Cinta Papua (KCP) periode 2020–2025.

Rapat evaluasi yang digelar di Ruang Rapat Amsal Yowei, Jayapura, Kamis (20/11/2025) ini, menyoroti pentingnya ketepatan waktu studi para penerima beasiswa.

Kepala Subdirektorat Pendidikan Tinggi Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, Weldemina Yudittiwery, yang hadir secara daring, memberikan peringatan khusus agar mahasiswa penerima beasiswa dapat menyelesaikan studi maksimal empat tahun.

“Perlu ada bimbingan khusus agar masa studi tidak lebih dari empat tahun, karena jika lewat akan menimbulkan masalah dengan anggaran beasiswa,” tegas Weldemina.

Baca Juga :  HAB ke-80 Kemenag, Gubernur Papua Soroti Peran Strategis Kerukunan Umat

Ia juga menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi mahasiswa agar dana beasiswa dikelola dengan bijak, serta meminta perguruan tinggi melakukan evaluasi per semester untuk mendeteksi kendala akademik sejak dini.

Gandeng Pemda dan Orang Tua
Merespons berbagai kendala yang disampaikan oleh delapan perguruan tinggi mitra (IAKN/STAKN/STAKPN), Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, menawarkan tiga solusi strategis.

Pertama, Klemens menginstruksikan jajaran Kemenag Kabupaten/Kota untuk proaktif menghubungi orang tua mahasiswa guna memastikan arus informasi mengenai kondisi anak mereka berjalan lancar.

Kedua, Klemens meminta adanya koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, khususnya bagi mahasiswa tingkat akhir.

Baca Juga :  Jalan Sehat Bersama IAD Kejati Papua, Edukasi Kesehatan dan Pemberdayaan UMKM

“Anak-anak ini akan kembali untuk mengabdikan diri pada daerahnya masing-masing. Koordinasi dengan Pemda penting untuk menyambut potensi mereka,” ujar Klemens.

Ketiga, Kanwil Kemenag Papua merencanakan kunjungan monitoring langsung ke kampus-kampus tempat mahasiswa Papua belajar untuk mengontrol perkembangan pendidikan mereka secara riil.

“Kami berterima kasih kepada seluruh perguruan tinggi yang sudah mengupayakan yang terbaik bagi generasi Papua. Bagi kampus yang belum mengirim data, kami harap segera dikirim untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Hadir dalam rapat ini perwakilan dari IAKN Tarutung, IAKN Toraja, IAKN Ambon, IAKN Manado, IAKN Kupang, IAKN Palangkaraya, STKN Mesias Sorong, dan STAKPN Sentani.(Rilis)

Berita Terkait

Gema Bangsa Papua Tancap Gas, Perkuat Struktur hingga Daerah Jelang Verifikasi Nasional
Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan
Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua
Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai
MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi
Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah
Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua
Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gema Bangsa Papua Tancap Gas, Perkuat Struktur hingga Daerah Jelang Verifikasi Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 08:36 WIB

Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 08:07 WIB

Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:42 WIB

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:44 WIB

Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah

Berita Terbaru

tokoh adat Kabupaten Keerom, Herman Yoku, S.IP.,.

Kriminal

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:42 WIB

Jangan Copy Ya