Kejar Target SKBT, Kanwil Kemenag Papua Kebut Finalisasi Data ASN Kemenhaj

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com– Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua berkomitmen penuh untuk mempercepat penyelesaian data Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Hal ini ditegaskan usai mengikuti Rapat Finalisasi Penyelesaian Data ASN Fungsi Haji dan Umrah yang digelar oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal Kemenag RI secara daring, Senin (29/12/2025).

Bertempat di Ruang Rapat Amsal Yowei, Kanwil Kemenag Papua diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Tata Usaha bersama Tim Kepegawaian dan Hukum.

Batas Waktu Mendesak

Kepala Biro SDM Kemenag RI, Wawan Djunaedi, dalam arahannya menekankan urgensi percepatan ini. Ia menjelaskan bahwa proses ini bukan tahap awal, melainkan kelanjutan dari tahapan usulan sebelumnya.

“Pengalihan ASN ini sudah melalui proses berulang. Karena itu, kami mendukung agar penyelesaiannya tidak dilakukan secara bertahap, melainkan diselesaikan secara menyeluruh agar tidak menimbulkan persepsi negatif serta tidak mengganggu kesiapan kelembagaan,” tegas Wawan.

Baca Juga :  BWI Papua Kukuhkan Pengurus BWI Nabire, Dorong Wakaf Produktif

Biro SDM mencatat terdapat 2.377 ASN yang telah dinyatakan siap untuk dialihkan pada tahap ini secara nasional. Wawan menetapkan tenggat waktu ketat bagi seluruh Kanwil.

“Kami meminta agar seluruh Kanwil segera mengunggah data ASN ke dalam sistem aplikasi SKBT. Targetnya, paling lambat Selasa, 30 Desember 2025 pukul 16.00 WIB, seluruh proses pengunggahan sudah tuntas sehingga pada 31 Desember KMA dapat ditandatangani,” jelasnya.

Dampak pada Gaji ASN

Sekretaris Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI, Kastolan, memastikan pihaknya siap mendukung verifikasi cepat melalui sistem digital. Hal ini krusial untuk memastikan hak-hak pegawai tidak terganggu.

“Kami berharap pengalihan ASN ini segera rampung agar administrasi kepegawaian, termasuk pembayaran gaji pada bulan Februari mendatang, tidak terkendala,” ujar Kastolan.

Baca Juga :  Bersih Rumah Ibadah, Kemenag Papua Gaungkan Semangat Toleransi

Senada dengan itu, Kepala Bagian Pengelolaan Hasil Pengawasan dan Dumas Itjen, Darwanto, mengingatkan bahwa batas pengajuan pembayaran gaji ASN adalah 10 Januari 2026, sehingga penyelesaian sebelum 31 Desember 2025 bersifat mutlak untuk sinkronisasi ke sistem CASN BKN.

Komitmen Kanwil Papua

Merespons arahan pusat, Ketua Tim Kepegawaian dan Hukum Kanwil Kemenag Papua, Rudy Rotty, menyatakan kesiapan timnya untuk mematuhi tenggat waktu tersebut.

“Batas akhir pengusulan SKBT adalah Selasa, 30 Desember 2025 pukul 16.00 WIB. Kami berharap seluruh ASN Kemenag Provinsi Papua yang beralih ke Kemenhaj dapat diproses tepat waktu agar perpindahan data ke sistem CASN BKN secara nasional dapat berjalan lancar,” ujar Rudy.

Langkah ini diambil demi mewujudkan tertib administrasi kepegawaian dan memberikan kepastian status bagi ASN fungsi Haji dan Umrah di masa transisi kelembagaan ini.(Rilis)

Berita Terkait

Bagikan Sembako kepada Warga, Dewan Adat Sarmi Perkuat Semangat Kebangsaan
Tokoh Adat Keerom: Jangan Biarkan Tragedi Yahukimo Memecah Persaudaraan Papua
Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Massa Papua Desak Kemendagri Turun Tangan
LKP Cia dan Kemdikdasmen Cetak SDM Papua Terampil di Bidang Kecantikan
Status Paulus Ubruangge Dipertanyakan, Tim Maniap Kogoya Minta Pansus DPRK Nduga Lakukan Verifikasi Ulang
Solois Remaja Putri Papua Tampil Memukau di Pesparawi Nasional XIV
Bakti Sosial dan Nobar Jadi Wadah Edukasi Program Strategis Pemerintah di Skouw Sae
ASN Kemenag Papua Diminta Percepat Program Kerja dan Tingkatkan Kolaborasi Antarbidang

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

Bagikan Sembako kepada Warga, Dewan Adat Sarmi Perkuat Semangat Kebangsaan

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:53 WIB

Tokoh Adat Keerom: Jangan Biarkan Tragedi Yahukimo Memecah Persaudaraan Papua

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23 WIB

Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Massa Papua Desak Kemendagri Turun Tangan

Senin, 13 Juli 2026 - 12:34 WIB

LKP Cia dan Kemdikdasmen Cetak SDM Papua Terampil di Bidang Kecantikan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:34 WIB

Status Paulus Ubruangge Dipertanyakan, Tim Maniap Kogoya Minta Pansus DPRK Nduga Lakukan Verifikasi Ulang

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya