Manokwari,Papuaterdepan.com – Solois kategori Remaja Pemuda Putri Kontingen Papua, Novalia Angelita Ap, tampil memukau pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang berlangsung di Auditorium PKK Provinsi Papua Barat, Senin.
Penampilan wakil Papua asal Kabupaten Keerom tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Klemens Taran yang hadir langsung menyaksikan jalannya perlombaan bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Keerom Yohannes Nahak dan Ketua Kontingen Papua Karel F. Mambay.
Klemens mengatakan Novalia mampu membawakan materi lagu dengan baik, baik dari sisi teknik vokal, penguasaan notasi, penghayatan, maupun penguasaan panggung selama tampil di hadapan dewan juri.
“Kita berharap juri memberikan penilaian secara objektif. Dari materi yang disajikan terlihat penguasaan lagu yang sangat baik dan ketika dinyanyikan juga sangat menguasai panggung,” kata Klemens.
Menurut dia, penampilan tersebut menunjukkan potensi besar generasi muda Papua di bidang seni suara gerejawi yang perlu terus dibina secara berkelanjutan.
Ia berharap pengalaman mengikuti Pesparawi Nasional menjadi modal bagi Novalia untuk terus mengembangkan kemampuan hingga ke jenjang yang lebih tinggi.
“Apa yang dipersembahkan hari ini kiranya tidak hanya mengharumkan nama Papua, tetapi juga menjadi puji-pujian untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan,” ujarnya.
Novalia merupakan peserta utusan Kabupaten Keerom yang dipercaya mewakili Papua pada kategori Solo Remaja Pemuda Putri setelah melalui proses seleksi dan pembinaan di tingkat daerah.
Sementara itu, pelatih Novalia, Leo Michs De Bles Sipahelut, menilai anak didiknya telah menampilkan kemampuan terbaik setelah menjalani persiapan intensif selama kurang lebih dua bulan.
Menurut Leo, proses pembinaan tidak hanya difokuskan pada aspek teknis perlombaan, tetapi juga menanamkan nilai pelayanan, kebersamaan, dan semangat persaudaraan kepada para peserta.
“Kami berharap mereka tidak melihat ini hanya sebagai kompetisi menang atau kalah, tetapi sebagai pesta bersama dan wadah untuk mengembangkan talenta yang dimiliki,” katanya.
Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Provinsi Papua Barat diikuti kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia. Ajang tersebut menjadi sarana pembinaan seni suara gerejawi sekaligus mempererat persaudaraan antarumat Kristiani dari berbagai daerah di Tanah Air.
Kontingen Papua menargetkan hasil terbaik pada sejumlah kategori yang diperlombakan dalam ajang nasional tersebut.(Rilis)









