Kemenag Papua evaluasi penyaluran gaji dan tunjangan ASN TA 2026

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua melalui Tim Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) menggelar rapat evaluasi penyaluran Gaji Tunjangan Melekat (GTM) Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun Anggaran 2026 guna memastikan hak pegawai tersalurkan tepat waktu dan sesuai aturan.

Ketua Tim Keuangan dan BMN Kanwil Kemenag Papua Raldi Gultom di Jayapura, Selasa (20/1/2026), mengatakan evaluasi yang digelar secara daring tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kendala satuan kerja di daerah, khususnya pascapengalihan mekanisme pembayaran gaji ke tingkat kanwil.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag Papua Lantik PPPK Tahap II Optimalisasi dan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Formasi 2024

“Hari ini kami melakukan evaluasi penyaluran gaji ASN Kemenag Papua Tahun Anggaran 2026. Kami ingin mengetahui kendala di daerah agar hak-hak Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak terhambat,” katanya.

Selain membahas penyaluran GTM, kata dia, rapat yang dipusatkan di Ruang Rapat Amsal Yowei tersebut juga mengevaluasi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan ASN yang kini menggunakan aplikasi Coretax.

Raldi menyebutkan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat guna memberikan pendampingan dan solusi bagi sejumlah satker yang masih mengalami kendala teknis dalam penggunaan aplikasi baru tersebut.

Baca Juga :  Awali Pekan dengan Ibadah Oikumene, ASN Kemenag Papua Diingatkan Makna Kasih Agape

Sebagai langkah percepatan layanan administrasi kepegawaian ke depan, Kemenag Papua juga merencanakan pembentukan operator Pejabat Penandatanganan Administrasi Belanja Pegawai (PPABP) di tingkat satuan kerja daerah.

“Kami akan membentuk operator atau pembantu PPABP di daerah agar penginputan data, seperti Surat Keputusan (SK) atau Kenaikan Gaji Berkala (KGB), tidak semuanya ditarik ke kanwil. Dengan begitu, kami bisa lebih fokus pada proses pengolahan dan pembayaran gaji ASN,” ujar Raldi menambahkan.(Rilis)

Berita Terkait

Shalat Id di Jayapura, Momentum Merawat Damai di Tanah Papua
Silaturahmi Ramadan, Kemenag Papua Hadiri Buka Puasa Bersama Gubernur Mathius Fakhiri
Puncak Program Ramadan Baznas Papua 2026: Salurkan 500 Paket Santunan hingga Laporkan Kinerja 5 Tahun
Kemenag Papua Gandeng RRI dan TVRI Gaungkan Moderasi Beragama dan Ekoteologi
Kemenag Terbitkan Panduan Takbiran Idul Fitri 1447 H Berbarengan Nyepi di Bali
Wujudkan Konsep Ekoteologi, Kemenag Jayapura Hijaukan Halaman Gereja Kingmi Onomi
Hadiri Pembukaan KLB FGM GKI, Kakanwil Kemenag Dorong Pemuda Jaga Papua Tanah Damai
Tim Kepegawaian Kanwil Kemenag Papua gelar Bimtek aplikasi SRIKANDI di Jayapura

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:43 WIB

Silaturahmi Ramadan, Kemenag Papua Hadiri Buka Puasa Bersama Gubernur Mathius Fakhiri

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:48 WIB

Puncak Program Ramadan Baznas Papua 2026: Salurkan 500 Paket Santunan hingga Laporkan Kinerja 5 Tahun

Senin, 9 Maret 2026 - 14:12 WIB

Kemenag Papua Gandeng RRI dan TVRI Gaungkan Moderasi Beragama dan Ekoteologi

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:28 WIB

Kemenag Terbitkan Panduan Takbiran Idul Fitri 1447 H Berbarengan Nyepi di Bali

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:39 WIB

Wujudkan Konsep Ekoteologi, Kemenag Jayapura Hijaukan Halaman Gereja Kingmi Onomi

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya