Kemenag Papua Gandeng RRI dan TVRI Gaungkan Moderasi Beragama dan Ekoteologi

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Jayapura dan LPP Televisi Republik Indonesia (TVRI) Papua guna memperkuat publikasi moderasi beragama dan ekoteologi.

Penandatanganan kerja sama strategis ini dilangsungkan di Aula Sasana Krida Bakti Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Jayapura, pada Senin (9/3).

Menghalau Narasi Ekstrem di Ruang Publik

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran, menegaskan bahwa kesepakatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret untuk menyatukan visi dalam menghadirkan agama sebagai kekuatan moral pembangunan di Tanah Papua.

“Kita tidak ingin ruang publik dipenuhi narasi ekstrem, ujaran kebencian, atau informasi menyesatkan. Sebaliknya, ruang publik harus diisi pesan yang menguatkan persaudaraan dan memperkokoh harmoni sosial,” ujar Klemens.

Ia menyebutkan bahwa moderasi beragama sangat krusial bagi Papua yang kaya akan keberagaman. Menurutnya, moderasi bukanlah upaya melemahkan keyakinan, melainkan komitmen dalam menjaga persatuan dan sikap saling menghormati.

Baca Juga :  Diduga Bebas Keluar Masuk Lapas, Narapidana di Merauke Aniaya Warga

Mendorong Kesadaran Ekoteologi dan Adaptasi Digital
Selain isu kerukunan, Kanwil Kemenag Papua juga menyoroti pentingnya pendekatan ekoteologi untuk membangun kesadaran pelestarian lingkungan melalui kacamata agama.

Tanggung Jawab Spiritual: Agama didorong menjadi inspirasi untuk menjaga tanah, hutan, sungai, dan laut. Merawat bumi dinilai sebagai bagian dari ibadah dan ketaatan spiritual.

Adaptasi Digital: Menyadari tingginya akses generasi muda terhadap platform digital, konten keagamaan dituntut untuk lebih adaptif, kreatif, dan relevan.

Kerja sama ini juga sejalan dengan Delapan Program Prioritas Kementerian Agama (Asta Protas), yang mencakup penguatan kerukunan umat beragama, ekoteologi, layanan keagamaan berdampak, pendidikan unggul, pemberdayaan pesantren dan ekonomi umat, peran rumah ibadah, serta digitalisasi tata kelola layanan.

Baca Juga :  ASN Kemenag Papua Diminta Percepat Program Kerja dan Tingkatkan Kolaborasi Antarbidang

Sinergi RRI dan TVRI untuk Masyarakat Papua
Kepala LPP RRI Jayapura, Jony Iskandar Baso, menyambut baik sinergi ini dan menegaskan bahwa kolaborasi tersebut didedikasikan sepenuhnya untuk kepentingan umat di Papua.

“Kami berharap sinergitas ini dapat menghadirkan program siaran agama yang edukatif dan inspiratif, sehingga mampu menjadi sumber informasi sekaligus tuntunan kedamaian bagi masyarakat,” kata Jony.

Senada dengan hal tersebut, Kepala LPP TVRI Stasiun Papua, Erwin Hendarwin, menyoroti peran penting media di era digital. Ia menilai bahwa kolaborasi lintas lembaga sangat dibutuhkan agar informasi dan hiburan yang ditayangkan bisa menjadi tuntunan positif.

“Kita sekarang berada di era digital di mana informasi sangat cepat diakses. Kami menyadari TVRI tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan kerja sama agar kita dapat menyajikan konten keagamaan yang informatif dan mengedukasi masyarakat Papua yang hidup dalam keberagaman,” pungkas Erwin.(Rilis)

Berita Terkait

Sambut Kemerdekaan, Ondoafi Kayu Batu: Sampaikan Aspirasi dengan Damai, Bukan Gangguan Umum
Kabid Bimas Islam Papua: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Syukur, Persatuan dan Doa
Bagikan Sembako kepada Warga, Dewan Adat Sarmi Perkuat Semangat Kebangsaan
Kemenag Kota Jayapura Ajak Pegawai Jadikan Sedekah Sebagai Budaya Kerja dan Kepedulian Sosial
Tokoh Adat Keerom: Jangan Biarkan Tragedi Yahukimo Memecah Persaudaraan Papua
Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Massa Papua Desak Kemendagri Turun Tangan
Kanwil Kemenag Papua Gandeng Perguruan Tinggi, Buka Peluang ASN Lanjutkan Pendidikan
Kemenag Perkuat Perlindungan Anak Lewat Aplikasi AMAN untuk Laporan Kekerasan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Sambut Kemerdekaan, Ondoafi Kayu Batu: Sampaikan Aspirasi dengan Damai, Bukan Gangguan Umum

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kabid Bimas Islam Papua: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Syukur, Persatuan dan Doa

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

Bagikan Sembako kepada Warga, Dewan Adat Sarmi Perkuat Semangat Kebangsaan

Senin, 27 Juli 2026 - 13:52 WIB

Kemenag Kota Jayapura Ajak Pegawai Jadikan Sedekah Sebagai Budaya Kerja dan Kepedulian Sosial

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:53 WIB

Tokoh Adat Keerom: Jangan Biarkan Tragedi Yahukimo Memecah Persaudaraan Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya