Kemenag Terbitkan Panduan Takbiran Idul Fitri 1447 H Berbarengan Nyepi di Bali

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Papuaterdepan.com- Kementerian Agama (Kemenag) RI merumuskan panduan khusus pelaksanaan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di Provinsi Bali guna mengantisipasi kemungkinan pelaksanaannya yang berbarengan dengan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026. Kemenag sekaligus menegaskan bahwa aturan tersebut diimplementasikan secara eksklusif hanya untuk wilayah Bali.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, di Jakarta, Minggu (8/3), menjelaskan panduan tersebut dirumuskan bersama pemerintah daerah dan tokoh lintas agama setempat demi memastikan kedua perayaan keagamaan dapat berjalan harmonis dan penuh toleransi.

“Prinsipnya, jika memang waktunya bersamaan, kedua perayaan ini tetap dapat dijalankan dengan saling menghormati dan penuh pengertian,” ujar Thobib.

Aturan Takbiran saat Nyepi
Berdasarkan hasil koordinasi, Kemenag menetapkan sejumlah panduan bagi umat Islam di Bali saat malam takbiran, antara lain:

Baca Juga :  Pererat Sinergitas dan Jaga Kerukunan, Kepala Kemenag Kota Jayapura Hadiri Halalbihalal Pemkot

Pelaksanaan takbiran dilakukan di masjid atau mushala terdekat dengan berjalan kaki.

Tidak menggunakan pengeras suara.

Tidak menyalakan petasan, mercon, atau sumber bunyi-bunyian lainnya.

Menggunakan penerangan secukupnya.

Waktu pelaksanaan dibatasi mulai pukul 18.00 WITA hingga pukul 21.00 WITA.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, pengurus masjid atau mushala diminta berkoordinasi secara sinergis dengan aparat keamanan setempat, Prajuru Desa Adat, Pecalang, serta Linmas desa/kelurahan.

Ketentuan tersebut telah disahkan melalui Seruan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua FKUB Bali, Kepala Kanwil Kemenag Bali, Kapolda Bali, Danrem 163/Wira Satya, dan Gubernur Bali.

Bantah Disinformasi Berlaku Nasional
Dalam kesempatan tersebut, Kemenag juga meluruskan framing atau narasi keliru yang beredar luas di media sosial belakangan ini, yang menyebutkan bahwa pembatasan takbiran tersebut berlaku di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Kasus penganiayaan anak, Ini temuan Komnas HAM Papua

“Panduan ini hanya untuk Bali dan jika malam takbiran bersamaan dengan Hari Raya Nyepi. Sekira ada yang membuat konten media sosial dengan framing bahwa panduan ini untuk semua daerah, itu tidak benar,” tegas Thobib.

Senada dengan itu, Dirjen Bimas Hindu Kemenag, I Nengah Duija, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang dapat memecah belah keharmonisan umat.

“Indonesia memiliki tradisi panjang dalam merawat toleransi. Penyesuaian seperti ini justru menunjukkan kedewasaan kita dalam beragama dan hidup berdampingan,” pungkas Nengah.(Rilis)

Berita Terkait

Aisyiyah Papua Ajak Perempuan Perkuat Peran Kemanusiaan dan Perdamaian
Kemenag Siapkan Rp11,59 Triliun untuk Sertifikasi Ratusan Ribu Guru
Sinergi Lintas Sektoral: Kepala Kemenag Kota Jayapura Kawal Paripurna LKPJ Walikota Tahun 2025
Kanwil Kemenag Papua Gelar Pengajian ASN, Tekankan Konsistensi Ibadah dan Persiapan Dzulhijjah
Perkuat Lumbung Pangan Timur, Bulog Papua Dorong Sinergi Lahan dan Fasilitas
Kemenag Kota Jayapura Ajak Pegawai Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Pengajian Rutin
23 Siswa SMPTK Terang Kasih Bangsa Ikuti TKA, Kemenag Lakukan Monitoring
Seleksi Pimpinan BAZNAS Papua 2026–2031 Dibuka, Transparansi Jadi Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:37 WIB

Aisyiyah Papua Ajak Perempuan Perkuat Peran Kemanusiaan dan Perdamaian

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Kemenag Siapkan Rp11,59 Triliun untuk Sertifikasi Ratusan Ribu Guru

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Sinergi Lintas Sektoral: Kepala Kemenag Kota Jayapura Kawal Paripurna LKPJ Walikota Tahun 2025

Senin, 27 April 2026 - 15:55 WIB

Kanwil Kemenag Papua Gelar Pengajian ASN, Tekankan Konsistensi Ibadah dan Persiapan Dzulhijjah

Jumat, 24 April 2026 - 14:08 WIB

Perkuat Lumbung Pangan Timur, Bulog Papua Dorong Sinergi Lahan dan Fasilitas

Berita Terbaru

Kriminal

Posnu Papua Ingatkan Warga Tidak Mudah Terprovokasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:49 WIB

Jangan Copy Ya