Jayapura,Papuaterdepan.com — Semangat Natal tidak sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempertebal solidaritas kemanusiaan tanpa sekat agama. Hal ini ditunjukkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua yang menggelar aksi berbagi kasih ke empat panti asuhan dan panti jompo di Kota Jayapura, Rabu (10/12/2025).
Kunjungan yang diinisiasi oleh Panitia Natal Oikumene Kanwil Kemenag Papua ini menyasar berbagai lembaga sosial lintas iman, mulai dari yayasan Kristen, Katolik, hingga Islam. Keempat lokasi tersebut adalah Panti Asuhan dan Panti Jompo Air Mata Mama (Dok 8), Rumah Belajar Pondasi (Pasir 2), Panti Asuhan Rumah Surya Kasih (Waena), dan Panti Asuhan Muhammadiyah (Abepura).
Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan mengejawantahan dari esensi Natal, yakni kasih Tuhan yang universal. Menurutnya, kasih Allah diberikan kepada manusia tanpa memandang latar belakang, sehingga manusia pun wajib meneruskan kasih tersebut kepada sesama.
“Kalau kita sudah dikasihi Tuhan, maka kewajiban kita adalah mengasihi sesama, baik seiman maupun lintas iman,” ujar Klemens di sela-sela kunjungan.
Inklusivitas Kepanitiaan
Ada yang istimewa dalam struktur Panitia Natal Oikumene Kanwil Kemenag Papua tahun ini. Klemens mengungkapkan bahwa kepanitiaan dibentuk secara inklusif dengan melibatkan pegawai beragama Islam, termasuk pada posisi ketua panitia. Langkah ini diambil sebagai simbol konkret bahwa persaudaraan kemanusiaan berada di atas perbedaan keyakinan.
“Ini pesan kuat bahwa kasih Natal itu menembus batas. Kita mungkin berbeda iman, tapi dalam kemanusiaan kita bersaudara,” tambahnya. Ia berharap kunjungan ini menjadi ruang nyata untuk menumbuhkan empati dan merawat toleransi sebagai budaya hidup bersama di Papua.
Apresiasi Lintas Iman
Kehadiran rombongan Kemenag disambut hangat oleh para pengelola panti. Di Panti Asuhan Muhammadiyah Abepura, Ustaz Aang Tri Amboda menyampaikan apresiasinya atas bantuan operasional yang diberikan.
“Semoga apa yang menjadi hajat keluarga besar Kanwil Kemenag Papua dikabulkan Allah SWT. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi operasional panti kami,” tutur Aang.
Senada dengan itu, Ince Norotong selaku Bunda Panti Asuhan dan Panti Jompo Air Mata Mama menyebut kunjungan ini sebagai berkat yang patut disyukuri. Sementara itu, Pengelola Rumah Belajar Pondasi, Elsye Susana Sarapayari, dan perwakilan Panti Asuhan Rumah Surya Kasih, Bruder Agustinus Adil, OFM, menilai kehadiran pemerintah memberikan dukungan moril dan sukacita tersendiri bagi anak-anak asuh mereka.(Rilis)









