Wamenag: Sekolah Unggul Garuda Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ogan Komering Ilir, Papuaterdepan.com– Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo H. R. Muhammad Syafii, menyatakan keyakinannya bahwa siswa-siswi yang tergabung dalam program Sekolah Unggul Garuda akan menjadi pemimpin masa depan dan ikon yang menentukan arah kehidupan global. Hal ini disampaikannya saat berpidato pada acara Pengenalan Sekolah Unggul Garuda Transformasi di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (8/10/2025).

Romo Syafii menyampaikan kebanggaannya melihat semangat dan potensi siswa-siswi MAN IC OKI, yang menjadi salah satu satuan pendidikan awal yang diperkuat melalui program ini.

“Kita berharap ke depan, anak-anak kita ini akan menjadi pemimpin, bukan hanya untuk mensejahterakan Indonesia, tapi bisa menjadi ikon yang menentukan arah kehidupan masyarakat di dunia,” ujar Romo Syafii.

Strategi Menuju Indonesia Emas 2045

Wamenag menjelaskan, Program Sekolah Unggul Garuda merupakan bagian integral dari visi besar Presiden dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045. Program ini dinilai sebagai strategi penting untuk memastikan generasi muda Indonesia siap menghadapi persaingan global, namun tetap memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

“Program ini adalah bagian dari program Bapak Presiden untuk menyiapkan generasi emas dan menjadi pemimpin di tahun 2045, yang pada saat itu menurut prediksi dunia, Indonesia akan menjadi negara terkuat, terbesar, dan termakmur nomor empat di dunia,” jelasnya.

Baca Juga :  Wamenag: Natal Bersama Kemenag bukan perayaan lintas agama

Sekolah Unggul Garuda, lanjutnya, lahir untuk mengembangkan peserta didik yang cerdas, tangguh, unggul, dan berkepribadian Indonesia. Romo Syafii mengapresiasi pameran karya siswa MAN IC OKI sebagai bukti nyata potensi luar biasa generasi muda Indonesia.

Selain dukungan peningkatan fasilitas fisik, Wamenag juga menekankan pentingnya pengembangan karakter spiritual dan moral siswa. “Kita harus selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, bersikap baik kepada orang tua, kepada guru, kepada teman, dan memelihara cita-cita untuk diwujudkan pada saatnya,” pesannya.

Transformasi Pendidikan Nasional
Secara kelembagaan, Sekolah Unggul Garuda terbagi menjadi dua bentuk, yaitu Sekolah Garuda Transformasi dan Sekolah Garuda Baru.

Sekolah Garuda Transformasi bertujuan memperkuat sekolah-sekolah unggulan yang sudah ada.

Sekolah Garuda Baru dibangun dari nol di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) dengan sistem inklusif dan beasiswa penuh.

Pada tahap awal, Kementerian Agama dipercaya mengelola dua satuan pendidikan di bawah naungannya sebagai Sekolah Garuda Transformasi, yakni MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (Sumatera Selatan) dan MAN Insan Cendekia Gorontalo (Gorontalo).

Baca Juga :  Seleksi Petugas Haji Tes CAT dan Wawancara Bakal Digelar 17 Desember 2024

Program ini melengkapi kebijakan strategis nasional di sektor pendidikan lainnya, seperti Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Makan Bergizi Gratis, perbaikan sarana prasarana sekolah, peningkatan kesejahteraan guru, serta pendirian Sekolah Rakyat.

Siswa Siap Menjadi Obor Harapan
Bagi para siswa MAN IC OKI, program ini membuka ruang untuk bermimpi lebih tinggi. Hana, siswi kelas 12, mengungkapkan rasa syukurnya dan ambisinya untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

“Melalui program Sekolah Garuda ini, saya sangat bersyukur, karena impian kami tidak akan berhenti hanya sebagai mimpi. Saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Monash University, Australia, jurusan Engineering,” ujar Hana.

Ia menegaskan, tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan diri dan memberikan kontribusi nyata bagi tanah air. “Bukan hanya saya, banyak juga teman-teman saya yang memiliki semangat dan harapan yang sama: ingin menunjukkan kemampuan mereka di kancah internasional,” pungkasnya.

Turut hadir dalam peresmian tersebut antara lain Wakil Bupati OKI Supriyanto, Sekjen KemendIktii Ristek Yudi Saptono, Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan pejabat daerah setempat.(Rilis)

Berita Terkait

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua
Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa
Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:16 WIB

100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya