BWI Super Apps: Transformasi Digital Wakaf Uang di Papua agar Lebih Transparan

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, Papuaterdepan.com — Badan Wakaf Indonesia (BWI) Wilayah Papua mulai mengadopsi sistem digital melalui peluncuran “BWI Super Apps” untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan wakaf uang di Bumi Cendrawasih. Langkah ini menjadi bagian dari upaya transformasi digital guna membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pengelola wakaf (nazhir).

Pembimbing Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Rita Wahyuningsih, menjelaskan bahwa penerapan aplikasi ini bertujuan untuk menciptakan sistem pengelolaan yang lebih profesional dan mandiri. Hal tersebut disampaikan Rita usai mengikuti bimbingan teknis (bimtek) digitalisasi wakaf secara daring di Jayapura, Selasa (18/11/2025).

Baca Juga :  Kemenag Papua Gelar Lebaran Yatim dan Disabilitas, Perkuat Komitmen Pelayanan Inklusif

“Kami berharap BWI Papua ke depan siap membentuk Lembaga Nazhir Perwakilan Provinsi Papua yang mampu mengelola wakaf uang secara mandiri, transparan, dan modern,” ujar Rita.

Kemudahan bagi Wakif Melalui platform digital ini, para pewakaf (wakif) akan mendapatkan kemudahan dalam menyetorkan wakaf uang mereka. Salah satu fitur utama dalam aplikasi tersebut adalah penerbitan Sertifikat Wakaf Uang secara digital yang sah dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dengan sistem ini, setiap aliran dana dapat terpantau secara real-time, sehingga meminimalisir risiko penyalahgunaan.

Baca Juga :  Jaga Kualitas Laporan Keuangan, Kemenag Papua Targetkan 50 Persen Satker Terapkan PIPK Penuh

Meski demikian, Rita menekankan bahwa saat ini penggunaan “BWI Super Apps” masih dalam tahap persiapan teknis. Pemerintah bersama mitra teknologi tengah menyiapkan infrastruktur situs web dan merampungkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebelum platform tersebut dioperasikan secara penuh untuk publik.

Transformasi ke sistem digital ini diharapkan dapat memacu potensi wakaf uang di Papua yang selama ini belum tergarap maksimal. Dengan pengelolaan yang akuntabel, wakaf diharapkan dapat menjadi instrumen ekonomi produktif yang mampu menyejahterakan umat dan mendukung pembangunan di Papua.(Rilis)

Berita Terkait

BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas
LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel
MTQ XXXI Papua Diawali Malam Ta’aruf, Sentani Jadi Titik Temu Kafilah Se-Tanah Papua
Ratusan Peserta MTQ Papua Mulai Masuk Sentani, Panitia Bergerak Pastikan Mobilitas Kafilah Lancar
MTQ XXXI Papua Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Persatuan Masyarakat
Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Tim Hukum Maniap Kogoya Ajukan Keberatan Resmi
Tokoh Gereja Papua Ajak Mahasiswa Kedepankan Dialog, Hentikan Aksi Demo yang Ganggu Aktivitas Warga Jayapura
SMPN 2 Jayapura Gandeng Orang Tua dalam MPLS Ramah, Perkuat Adaptasi dan Karakter Siswa Baru

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:29 WIB

BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:12 WIB

LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:49 WIB

MTQ XXXI Papua Diawali Malam Ta’aruf, Sentani Jadi Titik Temu Kafilah Se-Tanah Papua

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:42 WIB

Ratusan Peserta MTQ Papua Mulai Masuk Sentani, Panitia Bergerak Pastikan Mobilitas Kafilah Lancar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:06 WIB

Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Tim Hukum Maniap Kogoya Ajukan Keberatan Resmi

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya