Jayapura, Papuaterdepan.com – Suasana khidmat terlihat di Musala Al-Ikhlas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua saat para pegawai Muslim mengikuti pengajian rutin yang digelar, Senin (27/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan spiritual aparatur sipil negara sekaligus penguatan nilai keagamaan pasca-Ramadan.
Pengajian diikuti jajaran pejabat dan pegawai Muslim Kanwil Kemenag Papua, mulai dari pejabat struktural, pejabat fungsional, hingga staf pelaksana.
Dalam tausyiahnya, Imam Rochimi mengingatkan pentingnya menjaga semangat ibadah setelah Ramadan berakhir. Menurut dia, Ramadan seharusnya menjadi titik awal perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih disiplin dalam beribadah.
“Ramadan melatih kita untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana menjaga semangat itu tetap hidup setelah Ramadan,” ujarnya.
Ia menilai konsistensi dalam menjalankan amal saleh menjadi salah satu ukuran keberhasilan seseorang menjalani pendidikan spiritual selama bulan suci.
Dalam kesempatan itu, Imam Rochimi juga mengajak para pegawai mulai mempersiapkan diri menyambut bulan Dzulhijjah yang dikenal memiliki banyak keutamaan, khususnya pada 10 hari pertama.
Menurut dia, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan sunnah seperti puasa, membaca Al Quran, zikir, dan salat malam untuk meningkatkan kualitas spiritual.
“Tidak harus langsung melakukan amalan besar. Yang paling penting adalah istiqomah dalam menjaga kebiasaan baik,” katanya.
Selain membahas ibadah, ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan sosial melalui silaturahmi dan saling memaafkan sebagai bagian dari penyempurnaan akhlak seorang Muslim.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Papua, Gatut Aryoko, mengatakan kegiatan pengajian rutin menjadi salah satu sarana membangun karakter ASN yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki integritas dan spiritualitas yang kuat.
Ia berharap budaya pembinaan rohani di lingkungan kerja terus dipertahankan untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis dan bernilai ibadah.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat kebersamaan, etika kerja, dan semangat pelayanan yang dilandasi nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.
Pengajian rutin tersebut menjadi bagian dari upaya Kanwil Kemenag Papua dalam membangun lingkungan kerja yang religius sekaligus memperkuat mental spiritual pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.(Rilis)









