Kemenag Papua dorong penguatan pendidikan bermutu pada peringatan Hardiknas 2026

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua mendorong penguatan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif dan bermutu bagi seluruh anak bangsa di wilayah Papua pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua Klemens Taran di Jayapura, Sabtu,(2/5), mengatakan bahwa Hardiknas harus dijadikan ruang refleksi bersama untuk memulihkan sekaligus meneguhkan kembali esensi dasar dari sistem pendidikan nasional.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting bagi kita untuk melakukan refleksi mendalam, meneguhkan, dan menghidupkan kembali roh serta semangat pendidikan nasional,” kata Klemens saat membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI dalam upacara bendera di halaman Kanwil Kemenag Papua, Jayapura.

Menurut dia, esensi pendidikan pada hakikatnya adalah proses kemanusiaan yang dijalankan atas dasar ketulusan serta kasih sayang. Proses tersebut bertujuan mengembangkan seluruh fitrah dan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang seutuhnya.

Klemens memaparkan bahwa berdasarkan UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas), arah utama pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter yang kokoh, serta membangun peradaban bangsa yang bermartabat.

Langkah tersebut, lanjut dia, juga diintegrasikan secara penuh ke dalam visi pembangunan nasional yang termaktub dalam Asta Cita Presiden RI, di mana sektor pendidikan menjadi pilar paling krusial guna menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, tangguh, dan berdaya saing tinggi menuju Indonesia Maju.

Baca Juga :  Bimas Katolik Kemenag Papua Perkuat Moderasi Beragama Pelajar di SMA Negeri 4 Jayapura

Fokus Reformasi di Dalam Kelas

Guna mencapai target mutu tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan program pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai prioritas reformasi. Kebijakan ini menekankan bahwa perubahan kualitas pendidikan harus dimulai dari interaksi nyata di ruang pembelajaran.

“Jika kita hendak memajukan bangsa, perbaikilah kualitas pendidikannya. Dan jika hendak memperbaiki pendidikan, maka langkah itu harus dimulai dari dalam kelas,” tutur Klemens mengutip amanat tertulis Mendikdasmen.

Untuk mendukung arah baru tersebut, pemerintah telah menyusun dan memperkuat pelaksanaan lima strategi taktis berskala nasional, yang meliputi berbagai aspek sarana hingga perluasan akses khusus.

Pertama, pembangunan kembali 16.167 satuan pendidikan sepanjang tahun 2025, serta perluasan sistem digitalisasi melalui interactive smart board di 2,2 juta sekolah melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Kedua, fasilitasi kualifikasi sarjana bagi guru melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta diklat kompetensi mutakhir seperti kecerdasan artifisial (AI), coding, bimbingan konseling, dan bahasa Inggris, disertai peningkatan insentif guru honorer melalui sertifikasi.

Ketiga, penguatan karakter dengan menciptakan ruang belajar yang sepenuhnya aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk intimidasi, perundungan (bullying), dan kekerasan.

Baca Juga :  Wapres Gibran Resmi Buka Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Gaungkan Pesan Damai dari Tanah Papua

Keempat, akselerasi pembelajaran STEM yang berfokus pada aspek literasi dan numerasi serta pengembangan bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika yang dievaluasi berkala lewat instrumen Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kelima, penyediaan alternatif layanan yang adaptif dan fleksibel seperti sekolah satu atap, sekolah terbuka, pembelajaran jarak jauh (PJJ), serta penguatan kelembagaan Sekolah Luar Biasa (SLB) bagi anak berkebutuhan khusus.

Sinergi Multi-Sektor

Amanat Mendikdasmen juga menggarisbawahi capaian dalam 18 bulan terakhir, di mana kementerian terkait telah berhasil meletakkan fondasi transformasi mutu lewat penguatan ekosistem terpadu. Ekosistem tersebut melibatkan sinergi aktif empat pusat pendidikan utama, yakni lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media massa.

Menutup pembacaan amanat, Kakanwil Kemenag Papua Klemens Taran mengimbau seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah di daerah, hingga sektor dunia usaha di Tanah Papua untuk membangun kolaborasi yang solid demi memastikan akses pendidikan bermutu dapat dirasakan secara merata oleh seluruh anak di ufuk timur Indonesia.

“Mari bersama-sama memperkuat kolaborasi kerja nyata untuk mewujudkan keadilan pendidikan yang bermutu bagi seluruh anak bangsa menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” demikian Klemens Taran.

Berita Terkait

BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas
LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel
MTQ XXXI Papua Diawali Malam Ta’aruf, Sentani Jadi Titik Temu Kafilah Se-Tanah Papua
Ratusan Peserta MTQ Papua Mulai Masuk Sentani, Panitia Bergerak Pastikan Mobilitas Kafilah Lancar
MTQ XXXI Papua Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Persatuan Masyarakat
Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Tim Hukum Maniap Kogoya Ajukan Keberatan Resmi
Tokoh Gereja Papua Ajak Mahasiswa Kedepankan Dialog, Hentikan Aksi Demo yang Ganggu Aktivitas Warga Jayapura
SMPN 2 Jayapura Gandeng Orang Tua dalam MPLS Ramah, Perkuat Adaptasi dan Karakter Siswa Baru

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:29 WIB

BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:12 WIB

LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:49 WIB

MTQ XXXI Papua Diawali Malam Ta’aruf, Sentani Jadi Titik Temu Kafilah Se-Tanah Papua

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:42 WIB

Ratusan Peserta MTQ Papua Mulai Masuk Sentani, Panitia Bergerak Pastikan Mobilitas Kafilah Lancar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:06 WIB

Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Tim Hukum Maniap Kogoya Ajukan Keberatan Resmi

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya