Jayapura, Papuaterdepan.com– Tokoh adat Papua sekaligus Ondofolo Kampung Waena, Richard Ohee, mengimbau masyarakat untuk menghormati dan menyerahkan sepenuhnya persoalan yang melibatkan Mama Yasinta Moiwend kepada mekanisme hukum yang berlaku.
Menurut Richard, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh keadilan melalui jalur hukum. Karena itu, ia menilai langkah yang ditempuh Mama Yasinta perlu dihormati sebagai bagian dari upaya mencari kepastian hukum atas persoalan yang dihadapinya.
Pernyataan tersebut disampaikan Richard Ohee saat menerima sejumlah awak media di kediamannya di Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Selasa,(9/6).
Ia menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya tidak terburu-buru mengambil kesimpulan terhadap berbagai informasi yang beredar di ruang publik sebelum ada kejelasan dari pihak berwenang.
“Marilah kita menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Biarkan aparat penegak hukum bekerja sesuai tugas dan kewenangannya,” kata Richard.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan masyarakat Papua di tengah berkembangnya berbagai informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat dapat memicu kesalahpahaman dan berpotensi mengganggu keharmonisan sosial yang selama ini terus dijaga oleh masyarakat Papua.
Selain menyoroti pentingnya supremasi hukum, Richard mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap fokus mendukung berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan pembangunan kampung.
“Yang terpenting saat ini adalah menjaga Papua tetap aman, damai, dan kondusif sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Richard berharap masyarakat dapat menyikapi setiap persoalan secara bijaksana dengan mengedepankan fakta, hukum, dan semangat persaudaraan demi menjaga stabilitas dan kemajuan Papua.(Rilis)









