Jayapura, Papuaterdepan.com – Pondok Pesantren Darul Qur’an Wad Da’wah Argapura menggelar Haflah Akhirussanah sebagai penanda kelulusan santri dan santriwati tahun ajaran berjalan, yang berlangsung di Aula Gedung LPTQ Provinsi Papua, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Jayapura, Ani Matdoan, S.Ag., M.M., didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Kota Jayapura, Siti Maimuna, S.E., serta para pendidik, orang tua santri, dan tamu undangan.
Dalam kesempatan itu, Kakan Kemenag Kota Jayapura menyampaikan apresiasi atas peran Pondok Pesantren Darul Qur’an Wad Da’wah dalam memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus pembinaan karakter generasi muda di Kota Jayapura.
Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis pesantren memiliki kontribusi penting dalam membangun fondasi moral, spiritual, serta kecerdasan peserta didik yang sejalan dengan arah pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
“Pesantren dan madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan berakhlak. Inilah modal penting menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Ani Matdoan.
Sementara itu, pihak yayasan menyampaikan bahwa Pondok Pesantren Darul Qur’an Wad Da’wah saat ini mengelola tiga jenjang pendidikan formal, yakni MI, MTs, dan MA, dengan total 480 santri aktif.
Pada tahun ini, Madrasah Ibtidaiyah (MI) berhasil meluluskan angkatan pertama sebanyak 61 santri, sementara Madrasah Tsanawiyah (MTs) meluluskan 37 santri. Dari jumlah tersebut, sebagian besar lulusan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya di lingkungan pesantren.
Selain capaian akademik, kegiatan haflah juga menjadi ajang unjuk bakat santri melalui penampilan seni dan religi, seperti pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tari kreasi, hingga persembahan puisi dan lagu perpisahan yang menggambarkan rasa haru dan syukur.
Suasana semakin khidmat saat para santri menyampaikan ungkapan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang selama ini mendampingi proses pendidikan mereka.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar para lulusan dapat melanjutkan pendidikan dengan baik serta menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.









