Bumikan Program Zakat dan Wakaf, Papua Miliki 14 Titik Kampung Zakat

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Papuaterdepan.com — Program zakat dan wakaf di Provinsi Papua terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga 2025, tercatat sudah ada 14 titik Kampung Zakat (KZ) yang tersebar di wilayah Papua Raya.

Hal itu disampaikan Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Rita Wahyuningsih, SH., MM, saat melakukan koordinasi dengan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono, di Gedung Kemenag RI, Jakarta, Senin (02/10/2025).

“Tahun lalu kita memiliki tujuh titik Kampung Zakat. Tahun ini bertambah tujuh lagi, sehingga totalnya kini menjadi 14 titik yang tersebar di Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah,” ujar Rita.

Baca Juga :  Kemenag Papua Perkuat Kolaborasi untuk Sukseskan Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026

Menurutnya, program Kampung Zakat dan Wakaf di Papua terus berkembang dan diharapkan dapat mendorong pemberdayaan ekonomi umat serta memperkuat solidaritas sosial. Ia menegaskan, sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat dan wakaf di tanah Papua.

Rita juga mengakui masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi, antara lain kondisi geografis yang sulit dijangkau, rendahnya literasi masyarakat terhadap zakat dan wakaf, serta perlunya regulasi lokal untuk mendukung pengembangan wakaf produktif.

“Papua sebenarnya memiliki potensi besar. Lahan-lahan produktif bisa dimanfaatkan untuk wakaf pertanian, dan modal sosial berbasis kearifan lokal dapat menjadi kekuatan dalam pengembangan ekonomi umat,” jelasnya.

Baca Juga :  Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono, menyebut zakat dan wakaf bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan instrumen pembangunan berkelanjutan berbasis nilai keagamaan.

“Jika dikelola dengan baik, zakat dan wakaf bisa menjadi alat transformasi ekonomi—mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan di daerah-daerah yang paling membutuhkan,” katanya.

Ke depan, Kanwil Kemenag Papua akan menggelar pembinaan lanjutan dan bimbingan teknis untuk memperkuat program ini. Agenda tersebut mencakup finalisasi pilot project, penyusunan roadmap implementasi, serta pembinaan kepada Baznas, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan Badan Wakaf di wilayah Papua.

Berita Terkait

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga
SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura
Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura
Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja
ASN Kemenag Papua Diingatkan Tak Menyerah Saat Hasil Kerja Belum Terlihat
Gema Selawat di Kemenag Papua, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air
Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Jayapura Ajak ASN Pisahkan Urusan Pribadi dan Kedinasan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:36 WIB

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura

Rabu, 2 September 2026 - 08:16 WIB

Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya