Antisipasi Kendala Geografis, Kemenag Papua Monitor ANBK Madrasah di Yahukimo

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yahukimo,Papuaterdepan.com– Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, melakukan monitoring pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) AT-TAQWA, Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa (23/09/2025).

Kakanwil Klemens Taran menegaskan, keikutsertaan madrasah dalam ANBK adalah instruksi nasional yang wajib diikuti, membuktikan kontribusi berjenjang Kemenag dalam mendukung kebijakan pendidikan pemerintah.

Klemens secara khusus menyoroti antusiasme madrasah di Yahukimo, wilayah yang sering dianggap memiliki tantangan dalam hal teknologi informasi.

“Fakta bahwa Yahukimo bisa menjadi peserta ANBK membuktikan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) tidak terhalang oleh kondisi geografis. Pendidikan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat di manapun berada,” kata Klemens.

Baca Juga :  Sambut Waisak 2570 BE, Kolaborasi Umat Buddha Jayapura dan PMI Pasok Kebutuhan Darah Kota

Ia menambahkan, semangat siswa terlihat jelas meskipun mereka berada di wilayah pedalaman. “Mereka bersemangat dan ingin menunjukkan bahwa Papua juga bisa, tidak karena terisolir lalu tidak terlibat. Justru kita ikut berkompetisi demi peningkatan kualitas SDM,” tegasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Papua, Hamzah, menambahkan bahwa jumlah total peserta ANBK jenjang MI dan sederajat di Papua tahun pelajaran 2025/2026 mencapai 1.352 siswa. Jumlah ini mencakup 57 MI dengan 1.316 siswa, serta dua Sekolah Dasar Teologi Kristen (SDTK) dan satu Sekolah Dasar Hindu Adi Widyalaya Sutasoma.

Baca Juga :  Pelepasan Jemaah Haji Papua 2026 Jadi Momen Bersejarah Sinergi Kemenag dan Kemenhaj

“Seluruh madrasah kelas V memang diwajibkan mengikuti ANBK. Peserta dipilih secara acak oleh sistem, tidak ditentukan oleh sekolah. Dari sini akan terbit rapor pendidikan sebagai alat ukur kualitas lembaga madrasah maupun sekolah keagamaan,” jelas Hamzah.

Sementara itu, Kepala MIS At-Taqwa Dekai, Nurjannah, menyatakan syukur bahwa madrasahnya telah melaksanakan ANBK sebanyak lima kali.

“Alhamdulillah, tiga tahun terakhir ini kami bisa melaksanakan di sekolah sendiri karena sudah tersedia perangkat. Tahun ini ANBK dilaksanakan secara online dengan 25 siswa yang terdaftar,” kata Nurjannah.(Rilis)

Berita Terkait

Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah
Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua
Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis
Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027
Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik
Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif
Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan
MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:44 WIB

Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah

Senin, 20 Juli 2026 - 06:44 WIB

Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:21 WIB

Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:09 WIB

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:32 WIB

Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya