Dukung Gagasan Prabowo soal Gaza, Menag: Indonesia Harus Jadi Produsen Pemikiran Islam, Bukan Konsumen

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Papuaterdepan.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mendorong Indonesia untuk mengambil peran sentral sebagai produsen gagasan Islam global, bukan sekadar menjadi konsumen pemikiran dari negara lain.

Hal ini ditegaskan Menag saat menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam Konferensi Internasional di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Rabu (26/11/2025).

Menurut Nasaruddin, momentum ini sangat tepat mengingat perhatian dunia internasional kini tertuju pada Presiden Prabowo Subianto, terutama pasca-pernyataan tegas Presiden terkait perdamaian di Gaza yang viral dan direspons positif oleh negara-negara Muslim.

“Indonesia saat ini memiliki posisi penting karena Presiden kita, Pak Prabowo, menjadi perhatian internasional. Deklarasi beliau ditindaklanjuti hampir di semua negara Muslim,” ujar Menag.

Ia menegaskan, momentum kepemimpinan Presiden di kancah global ini tidak boleh disia-siakan.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin bertolak ke jeddah Bahas Kampung Haji di Arab Saudi

“Kita jangan sampai hanya menjadi konsumen atas pemikiran-pemikiran mereka (negara Muslim Timur Tengah), justru kita harus menjadi produsen,” tambahnya.

Prabowo Dinilai Lebih Konsepsional
Dalam pidatonya, Menag membandingkan gaya kepemimpinan Prabowo dengan tokoh-tokoh dunia masa lalu. Ia menilai ketegasan Prabowo memiliki landasan konsep yang matang, berbeda dengan pemimpin vokal lainnya di masa lampau.

“Berbeda dengan tokoh-tokoh masa lalu seperti Muammar Khadafi atau Saddam Hussein yang vokal tanpa konsep, Pak Prabowo tegas, konsepsional, dan terukur,” sebut Nasaruddin.

Oleh karena itu, Menag meminta kalangan akademisi dan Kementerian Agama untuk proaktif memberikan dukungan akademik (academic backing) terhadap pernyataan-pernyataan Presiden. Hal ini agar gagasan tersebut tidak “dipanen” atau diklaim oleh negara lain.

“Pak Prabowo tentu tidak mungkin memerinci semuanya, kitalah yang harus mengisi ruang-ruang itu. Dengan demikian, pernyataan Presiden akan memiliki landasan akademik, konseptual, dan operasional yang kuat,” jelasnya.

Baca Juga :  Tepis 'Benang Kusut' Kepegawaian, Kemenag Papua Gelar Pembinaan ASN di Meepago

Islam Indonesia sebagai Solusi Dunia
Konferensi internasional bertajuk “Why Indonesia as a New Center of Muslim Civilization?” ini turut menghadirkan Prof. Greg Barton dari Universitas Deakin, Australia, sebagai narasumber.

Rektor UINSA, Akhmad Muzakki, menjelaskan bahwa forum ini menjadi ajang promosi Islam Indonesia sebagai solusi tantangan global.

“Kita membahas proposal penting untuk mengusung Islam Indonesia sebagai solusi atas problem dunia hari ini,” ujar Muzakki.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta, termasuk 10 perwakilan diplomatik negara sahabat dan mahasiswa internasional ini, ditutup dengan pembacaan Deklarasi Surabaya for Global Peace and Harmony.(rilis)

Berita Terkait

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI
Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung
Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial
Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi
Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya