GMNI Jayapura Soroti ASN Tak Netral di PSU Pilgub Papua

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepancom, Jayapura – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua diduga tidak netral dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua 2024. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Jayapura menyoroti dugaan keterlibatan ASN dalam kegiatan politik praktis, khususnya mendukung pasangan calon nomor urut 02, Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen.

Ketua GMNI Cabang Jayapura, Lukas Haay, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai keterlibatan sejumlah oknum ASN dalam kampanye, pertemuan terbatas, hingga agenda politik pasangan calon tertentu. Menurutnya, keterlibatan tersebut mencederai prinsip netralitas ASN sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag Papua Tekankan Pembangunan Zona Integritas, Ajak ASN Terapkan Budaya Kerja 3S

“Kami melihat sejumlah oknum ASN tidak menjaga netralitas dan justru menjadi alat politik salah satu pasangan calon. Ini sangat kami sesalkan,” ujar Lukas kepada Papuaterdepancom dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Agustus 2025.

Lukas menegaskan, ASN adalah pelayan publik yang tidak boleh berpihak dalam kontestasi politik. Ketika ASN menunjukkan keberpihakan, kata dia, maka integritas demokrasi lokal dalam PSU menjadi tidak sehat.

Ia juga mengingatkan bahwa ASN yang terbukti melanggar netralitas dapat dikenai sanksi tegas, mulai dari sanksi disiplin berat hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Aktivitas seperti hadir dalam kampanye, mengenakan atribut paslon, hingga mengunggah dukungan di media sosial termasuk pelanggaran.

Baca Juga :  ASN Kemenag Papua Diminta Percepat Program Kerja dan Tingkatkan Kolaborasi Antarbidang

GMNI Jayapura meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran ini.

“Kami mendesak instansi terkait untuk menindaklanjuti dugaan ini secara serius demi menjaga profesionalitas birokrasi,” kata Lukas.

GMNI menyatakan akan terus mengawal jalannya PSU dan mengajak masyarakat sipil turut aktif mengawasi proses demokrasi agar berlangsung jujur, adil, dan bebas dari intervensi kekuasaan birokrasi.

 

Berita Terkait

Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua
Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai
MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi
Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah
Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua
Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis
Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027
Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:07 WIB

Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:42 WIB

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:31 WIB

MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi

Senin, 20 Juli 2026 - 06:44 WIB

Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:21 WIB

Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis

Berita Terbaru

tokoh adat Kabupaten Keerom, Herman Yoku, S.IP.,.

Kriminal

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:42 WIB

Jangan Copy Ya