JAYAPURA,Papuaterdepan.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) dituntut untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif dan tugas teknis semata. Lebih dari itu, ASN harus mampu menghadirkan nilai-nilai luhur seperti integritas, kejujuran, kedisiplinan, dan motivasi dalam setiap pekerjaannya.
Pesan tegas tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Papua, Fransiskus Xaverius Lesomar, saat memimpin apel pagi pada Senin (9/2/2026).
Apel yang digelar di lingkungan Kanwil Kemenag Papua ini turut dihadiri oleh para pejabat administrator, jajaran ASN, hingga tenaga honorer.
Mengawali arahannya dengan salam lintas agama yang mencerminkan wajah toleransi Kemenag, Lesomar mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan kembali peran mereka sebagai abdi negara.
“Atas nama pimpinan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh ASN yang hadir dan mengikuti apel pagi. Kehadiran dalam apel merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur integritas, disiplin, komitmen, serta motivasi kerja kita,” ujar Lesomar.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa setiap ASN terikat oleh regulasi yang mengatur jam kerja, target pencapaian kinerja, dan tanggung jawab profesi. Karena itu, ia menegaskan tidak ada ruang pembenaran bagi tindakan indisipliner atau kelalaian tugas.
“Ketika kita memilih menjadi ASN, maka kita harus siap memikul tanggung jawab itu. Apa pun tantangannya, tugas harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Bukan hanya kepada negara dan masyarakat, tetapi juga sebagai wujud iman dan kewajiban moral kita,” tegasnya.
Memasuki ritme kerja di awal tahun, Lesomar juga mendorong peningkatan kualitas kinerja secara individu. Ia meyakini bahwa kualitas sumber daya manusia yang baik akan berbanding lurus dengan kemajuan institusi.
“Ketika individu dalam organisasi meningkat, maka organisasi juga akan ikut meningkat. Mari kita tetapkan target kerja yang jelas dan realistis,” tambahnya.
Pada akhir arahannya, Lesomar menginstruksikan seluruh jajarannya untuk terus memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berkualitas. Hal ini dinilai krusial guna menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kemenag di Provinsi Papua.(Rilis)









