Kemenag Tegaskan Pengelolaan Dana Masjid Tetap di Tangan DKM

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Papuaterdepan.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai rencana pemerintah mengambil alih dan mengelola rekening kas masjid adalah tidak benar atau hoaks.

Narasi tersebut beredar dalam bentuk meme dan video yang mencatut foto Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan narasi “Pembentukan rekening kas masjid yang nanti akan dikelola pemerintah.”

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kemenag, Thobib Al Asyhar, memastikan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan kebijakan maupun merencanakan pengambilalihan dana umat tersebut.

“Informasi tersebut sengaja dibuat untuk menimbulkan kegaduhan. Kami menegaskan, Menag tidak pernah berbicara soal rekening kas masjid sebagaimana framing konten yang viral tersebut,” ujar Thobib di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga :  Kemenag Papua Tinjau Infrastruktur dan Mutu SDM Sekolah Keagamaan di Nabire

Kewenangan Penuh Takmir Masjid
Thobib menjelaskan bahwa pengelolaan dana kas masjid sepenuhnya merupakan hak dan kewenangan pengurus masjid setempat, bukan pemerintah.

Sejauh ini, mekanisme pengelolaan keuangan rumah ibadah berjalan berdasarkan prinsip kemandirian dan kepercayaan antara jemaah dengan para pengurus.

“Pengelolaan kas masjid tetap menjadi kewenangan masing-masing pengurus masjid. Kas masjid dikelola oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau takmir masjid sesuai prinsip kemandirian,” tuturnya.

Dorong Transparansi, Bukan Intervensi
Alih-alih menguasai dana, Kemenag justru fokus mendorong DKM atau takmir di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga :  Kemenag Keerom Lakukan Monitoring TKA dan Ujian Madrasah di Distrik Arso

Thobib menekankan bahwa peran pemerintah hanya sebatas pembinaan demi kemaslahatan umat, tanpa ada intervensi dalam bentuk penguasaan aset keuangan.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih jeli dan skeptis terhadap informasi yang provokatif dan tidak jelas sumbernya.

“Mari senantiasa bijak dalam menerima informasi. Pastikan kebenaran setiap informasi hanya melalui situs web resmi Kementerian Agama dan akun media sosial resmi Kemenag RI,” pungkas Thobib.(Rilis)

Berita Terkait

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai
Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan
SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar
Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah
Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura
Bulog Papua Pastikan Distribusi Minyakita Lancar, Stok di Pasar Tradisional Tetap Aman
Generasi Muda Papua Diajak Isi Momentum 1 Mei dengan Kegiatan Kreatif
Spiritualitas di Tengah Keberagaman: Kemenag Kota Jayapura Buka MTQ XXXI di Muara Tami

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:04 WIB

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:24 WIB

Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:04 WIB

SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:36 WIB

Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:34 WIB

Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya