Bersihkan Polusi Sungai, Umat Buddha Jayapura Guyur Kali Acai dengan Eco Enzyme

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA — Melanjutkan rangkaian kebajikan menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026, jajaran Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kemenag Papua bersama ratusan umat Buddha dari berbagai elemen organisasi menggelar aksi penuangan eco enzyme massal di kawasan Kali Acai, Kota Jayapura, Minggu (10/05/2026).

Aksi turun ke sungai ini dipimpin langsung oleh Pembimas Buddha Papua, Sarono, sebagai implementasi konkret dari program prioritas ekoteologi yang dicanangkan oleh Menteri Agama RI dan diperkuat lewat Surat Edaran Dirjen Bimas Buddha Nomor 106 tentang Vesakha Sananda.

Maknai Waisak Lewat Kelestarian Alam

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan titik kumpul di halaman Kantor Kemenag Kota Jayapura. Peserta kemudian melakukan aksi berjalan kaki bersama menuju bantaran Kali Acai dengan membawa wadah-wadah berisi cairan eco enzyme.

Pembimas Buddha Papua, Sarono, menegaskan bahwa perayaan Waisak tahun ini sengaja dirancang untuk keluar dari zona seremonial belaka. Merawat bumi adalah bagian integral dari akhlak dan spiritualitas umat beragama.

Baca Juga :  Pimpin Upacara, Kakanwil Kemenag Papua Soroti Laporan Kinerja LAKPN dan Ancaman Sanksi Bagi ASN Tidak Disiplin.

“Hari ini kami fokus melaksanakan kegiatan ekoteologi. Peringatan Waisak tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual semata, tetapi juga menjadi ruang nyata bagi umat untuk membangun diri dalam menjaga kelestarian alam semesta,” tutur Sarono di sela-sela aksi.

Selamatkan Sungai dengan Manfaatkan Limbah Kulit Buah

Eco enzyme yang dituangkan ke Kali Acai merupakan cairan multiguna hasil fermentasi limbah organik dapur, seperti kulit buah dan sisa sayuran, yang dikumpulkan dan diproses sendiri oleh umat. Cairan ini terbukti secara ilmiah mampu mengurai polutan, menetralisir racun, dan memperbaiki kualitas ekosistem air yang mulai tercemar.

Sarono juga mengajak warga Jayapura untuk mulai mengubah pola pikir (mindset) dalam memperlakukan sampah rumah tangga.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa kulit buah dan sisa sayuran yang selama ini dianggap tidak bermanfaat sebenarnya bisa menjadi penyelamat lingkungan jika diolah dengan benar. Langkah kecil di Kali Acai ini diharapkan bisa memulihkan kualitas air sungai secara berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga :  Kejar Target Tuntas Februari 2026, Kemenag Kebut Pengisian Jabatan Kepala KUA yang Kosong

Komunitas Buddha Papua Solid Turun ke Jalan
Aksi pelestarian lingkungan ini memperlihatkan soliditas tinggi dari komunitas Buddhis di Provinsi Papua. Berbagai majelis, organisasi pemuda, wanita, hingga perwakilan tempat ibadah terpantau kompak melebur di lapangan.

Beberapa lembaga dan vihara yang terlibat aktif dalam aksi ini antara lain:

Organisasi & Majelis: Permabudhi Papua, MBI, Magabudhi, Mapanbumi, MIKTI, WBI, Wandani, dan Wanita Permabudhi.

Utusan Vihara: Vihara Numbay Santi Jaya, Vihara Arya Dharma, Vihara Maitraya, Vihara Avalokitesvara, dan Vihara Cyclop Dhammajaya.

Selain menjadi sumbangsih nyata bagi ekosistem perkotaan Jayapura, gerakan ekoteologi bauran ini diharapkan mampu memperkuat pilar moderasi beragama serta membangun budaya hidup bersih yang inklusif di Tanah Papua.

Berita Terkait

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027
Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik
Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif
Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan
MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda
BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas
LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel
MTQ XXXI Papua Diawali Malam Ta’aruf, Sentani Jadi Titik Temu Kafilah Se-Tanah Papua

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:09 WIB

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:32 WIB

Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:16 WIB

Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:02 WIB

Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:54 WIB

MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya